Booming E-Commerce Indonesia pada tahun 2013

Sudah siapkah anda jadi pemain atau penonton perkembangan pesat e-commerce Indonesia?

Dot.com lokal yang berkumpul di #startuplokal

Bagaimanakah perkembangan startup/perusahaan dot.com lokal, sudah sebanyak dan sebesar apa mereka?

Sensasi belanja baju tanpa ruang ganti

Mencoba baju di butik tanpa ruang ganti? hanya bisa dilakukan di depan cermin....

memimpikan indonesia sebagai pioner e-commerce

Masih banyak PR yang harus diselesaikan dan masih banyak hambatan, namun peluang dan prospek terbuka lebar, jika ekosistem e-commerce Indonesia menjadi sempurna

Sunday, November 9, 2008

Miss "Pety Bely" berkunjung ke UGM jogja

Tamu tak diundang datang berkunjung pada sore sekitar pukul 3 tanggal 7 November 2008 di kawasan sekitar UGM. Ya dia adalah Miss “Puty Bell” alias puting beliung hahahhaha……
Diawali dengan awan yang panas dan tiba-tiba mendung dan gelap disertai angin, nah Miss “Pety Bely” telah datang disertai angina yang terlalu lebay, hahahaha, dan terjadi puting beliung. Puting Beliung tersebut memporak porandakan kawasan kampus ternama kebanggaan Jogja, UGM.
Beberapa gedung dan fasilitas rusak seperti genteng dicuri Miss “Pety Bely”, Pohon-pohon yang tumbang, kabel Listrik dan tiangnya yang berserakan di jalan, tiang-tiang lampu yang jatuh, serta beberapa kendaraan yang tertimpa pepohonan dan lainnya sampai tower radio Swaragama ambruk. Tak luput perumahan dosen juga kena imbas nya. Semua kerugian ditaksir sekitar12 milyar.
Hmmm cukup fantastis…., dan ini merupakan musibah berat bagi UGM sebagai kampus ternama, dimana banyak fasilitas tidak bisa dipakai, listrik mati sementara, jaringan internet putus. Diharapkan untuk waktu yang cepat tidak mengganggu proses perkuliahan dan aktivitas mahasiswa. Karena ni ya…., aku punya temen dari anak Marchingband, Marchingband UGM yang sedianyaakan bersiap-siap menuju kompetisi nasional Desember nanti, latihan mereka di stop untuk sementara sampai batas waktu yang tidak ditentukan, nah lo..bisa-bisa malah batal berangkat karena dana dipakai buat renovasi dsb…., semoga tidak, dan mereka jadi berangkat membawa nama jogja.
Ok semoga musibah ini sebagai peringatan dari Yang Diatas untuk tetap iman dan takwa kepada Nya. Dibawah ini beberapa photo snap shoot yang sempat dijepret, check this out:















Wednesday, November 5, 2008

Welcome..!!The president of united states of America


Akhirnya....setelah di prediksi akan jadi orang nomor satu di negaranya Paris Hilton ini, Obama yang pernah tinggal 4 tahu di Menteng kawasan elite, menang telak terhadap lawannya Jhon Mc Chain setelah pemilu yang diselenggarakan 4 november lalu di Amerika. Hmm.. ku juga dari awal mendukung Obama sebagai president, ya karena emang calon dari partai demokrat ini yang lebih punya visi yang bagus dan "lunak" untuk luar negeri.
Ya gak bisa dipungkiri juga dunia berpengaruh juga terhadap apa yang di lakukan Amerika. melihat kebijakan-kebijakan nya yang lumayan "lunak" ya sedikit berharap imbasnya pada Indonesia at least pada penguatan rupiah serta perusahaan asing dari amreika yang ada di indonesia tentang regulator nya. Soalnya ne bagi hasil dari tambang2 kayak freeport dll, dikit banget buat Indonesia. Ya berharap Obama tidak lupa pada Indonesia yang pernah menjadi "tanah air" nya sementara.
Obama low profile banget menurut aku, dengan gaya bicara yang gak lebay dan cerdas, pas banget deh dia dipilih oleh rakyat Amerika.
Obama si anak Menteng bisa di lihat profilnya diwww.barackobama.com

Sunday, November 2, 2008

Konser Klasik tema soundtrack film



Akan digelar konser klasik tema soundtrack film box office seperti StarWars, Hulk, Phantom of the opera, James Bond, dll di gedung Socitet Taman Budaya, Jogja hari Rabu tanggal 5 November 2008, pukul 19.30 HTM.10,000 dapat langsung dibeli di tempat pertunjukan.
Don't miss it.....

Bahasa Indonesia diajarkan di 45 negara...banggakah kamu???

Walaupun yang paling efektif merubah citra adalah merubah realitas, namun peran budaya dan bahasa Indonesia dalam diplomasi sangat krusial. Tingginya minat orang asing belajar bahasa dan budaya Indonesia harus disambut positif. Kalau perlu Indonesia menambah Pusat Kebudayaan Indonesia di sejumlah negara, guna membangun saling pengertian dan perbaiki citra .

Direktur Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik Departemen Luar Negeri Andri Hadi mengemukakan hal itu ketika tampil pada pleno Kongres IX Bahasa Indonesia, yang membahas Bahasa Indonesia sebagai Media Diplomasi dalam Membangun Citra Indonesia di Dunia Internasional, Rabu (29/10) di Jakarta.

“Saat ini ada 45 negara yang ada mengajarkan bahasa Indonesia, seperti Australia, Amerika, Kanada, Vietnam, dan banyak negara lainnya,” katanya. Mengambil contoh Australia, Andri Hadi menjelaskan, di Australia bahasa Indonesia menjadi bahasa populer keempat. Ada sekitar 500 sekolah mengajarkan bahasa Indonesia. Bahkan, anak-anak kelas 6 sekolah dasar ada yang bisa berbahasa Indonesia.

Untuk kepentingan diplomasi dan menambah pengetahuan orang asing tentang bahasa Indonesia, menurut Dirjen Informasi dan Diplomasi Deplu ini, modul-modul bahasa Indonesia di internet perlu diadakan, sehingga orang bisa mengakses di mana saja dan kapan saja.

Di samping itu, keberadaan Pusat Kebudayaan Indonesia di sejumlah negara sangat membantu dan penting. Negara-negara asing gencar membangun pusat kebudayaannya, seperti China yang dalam tempo 2 tahun membangun lebih 100 pusat kebudayaan. Sedangkan bagi Indonesia untuk menambah dan membangun Pusat Kebudayaan terkendala anggaran dan sumber daya manusia yang andal.

Dalam sesi pleno sebelumnya, Kepala Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional Dendy Sugono yang berbicara tentang Politik Kebahasaan di Indonesia untuk Membentuk Insan Indonesia yang Cerdas Kompetitif di atas Fondasi Peradaban Bangsa, mengatakan, tuntutan dunia kerja masa depan memerlukan insan yang cerdas, kreatif/inovatif, dan berdaya saing, baik lokal, nasional, maupun global.

Untuk memenuhi keperluan itu, sangat diperlukan keseimbangan penguasaan bahasa ibu (bahasa daerah), bahasa Indonesia, dan bahasa asing untuk mereka yang berdaya saing global, tandasnya.

Dendy Sugono melukiskan, kebutuhan insan Indonesia cerdas kompetitif itu, untuk lokal meliputi kecerdasan spiritual, keterampilan, dan bahasa daerah . Untuk kebutuhan nasional meliputi kecerdasan emosional, kecakapan, dan bahasa Indonesia. Sedangkan untuk global dibutuhkan kecerdasan intelektual, keunggulan, dan bahasa asing.

Bahasa SMS

Deputi Bidang Pengembangan Kepemimpinan Pemuda Kementerian Negara Pemuda dan Olahraga M Budi Setiawan, narasumber pleno yang membahas Pemantapan Kemampuan Berbahasa Generasi Muda dalam Membangun Citra Bangsa mengatakan kalangan generasi muda telah melanggar sumpahnya, sebagaimana yang diikrarkan dalam Sumpah Pemuda, 80 tahun lalu.

“Dalam sumpahnya menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia, namun dalam keseharian generasi muda menggunakan bahasa yang sulit dimengeri, kecuali oleh komunitas tertentu, seperti bahasa gaul, bahasa prokem, atau bahasa tulis melalui pesan singkat (sms) di telepon seluler, yang bisa dikategorikan sebagai bahasa sms,” katanya.

Menurut Budi, munculnya bahasa gaul, bahasa prokem atau bahasa sms, tak perlu dikhawatirkan, karena hanya digunakan untuk komunikasi pada komunitas tertentu. Suatu saat akan hilang. Namun demikian, tanggung jawab kita bagaimana memantapkan dan memaksimalkan peran bahasa Indonesia dalam sistem pendidikan di Indonesia, untuk menghasilkan lulusan yang unggul dan berdaya saing tinggi dan mandiri.

Nah tuh.....masih gak bangga pakai bahasa indonesia ? masih campur2 pake indonglish kayak Cinta laura? kalau mau pakai bahazsa indonesia ya bahasa aja kalau mau pakai english ya english sekalian..., dicontoh tuh orang prancis yang menomorsatukan bahasa nya sendiri walaupun mereka dikepung oleh orang2 eropa yang faseh bahasa ingris....hmmmm

disadur di http://dhieeewhe.wordpress.com
(tapi kok kayaknya ambil dari berita online, sayang gak cantumin saduran aslinya...)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

List rekomendasi