Booming E-Commerce Indonesia pada tahun 2013

Sudah siapkah anda jadi pemain atau penonton perkembangan pesat e-commerce Indonesia?

Dot.com lokal yang berkumpul di #startuplokal

Bagaimanakah perkembangan startup/perusahaan dot.com lokal, sudah sebanyak dan sebesar apa mereka?

Sensasi belanja baju tanpa ruang ganti

Mencoba baju di butik tanpa ruang ganti? hanya bisa dilakukan di depan cermin....

memimpikan indonesia sebagai pioner e-commerce

Masih banyak PR yang harus diselesaikan dan masih banyak hambatan, namun peluang dan prospek terbuka lebar, jika ekosistem e-commerce Indonesia menjadi sempurna

Showing posts with label entertainment. Show all posts
Showing posts with label entertainment. Show all posts

Friday, August 14, 2015

17 Agustus 2045, 1 abad kemerdekaan : a daily story

Jogjakarta, 15 Agustus 2045


            "Alhamdullilah landing mulus, ya mi..", kataku kepada istri. Kami baru tiba di bandara International Jogja di kulonprogo, tepatnya di terminal 2 yang dibangun 10 tahun setelah terminal 1 dibuka, terminal ini khusus untuk penerbangan international. Ya, sejak dibuka akhir 2018, 27 tahun lalu penerbangan dari dan ke Jogja semakin pesat terutama penambahan rute luar negeri langsung sangat banyak mulai dari Singapore, Malaysia, India, Myanmar, Thailand, Australia, China, Jepang, dan kawasan Timur Tengah. Kebetulan istri saya orang Jepang, saya baru saja pulang dari rumah orang tua istri di Kyoto, flight langsung dari Osaka memakai maskapai kebanggan kita, Garuda Indonesia :) .

Jam menunjukkan sudah sore sekitar pukul 16.00 saat saya dan istri keluar gate imigrasi yang canggih dan otomatis. Kami berjalan menuju stasiun Railink yang berada masih dalam kompleks terminal 2, untuk menuju ke arah pusat kota Jogja. Kami hanya menunggu 1 menit lalu kereta datang, kereta buatan INKA ini sangat bagus, bersih, nyaman, dan humanis. Perjalanan menuju Tugu Central Station hanya menempuh 30 menit saja. Sampai di Tugu, putera semata wayang kami sebenarnya akan menjemput namun karena kesibukan persiapan konser akbar 100 tahun kemerdekaan pada tanggal 17 malam besok, maka kami mengalah untuk bertemu saja di tempat latihan yaitu di gedung opera yang bersebelahan dengan hotel Ambarukmo. Kebetulan dia ikut serta dalam orkestra gabungan mahasiswa dan anak sekolah.

Oya...anak saya namanya Arjuna Kimoto, semester akhir kuliah di universitas Kyoto dan punya skills musik yang baik untuk alat tiup saxophone, hahaha... bakat menurun seperti bapaknya dulu yang bisa memainkan baritone di marchingband. "Kimo" panggilan sayang kami ini sudah bertahun-tahun belajar di negeri Jepang sejak SMP. Memang sejak mau masuk SMP saya dan istri sepakat untuk menitipkan Kimo ke eyangnya dan menempuh pendidikan sampai kuliah di Jepang, istri juga bolak-balik Indonesia-Jepang, hanya untuk memantau dan menemani sang buah hati. Saya sebenarnya ingin sekalian stay di Jepang namun usaha bisnis saya di Indonesia yang saya bangun masih membutuhkan perhatian intens dari saya pada saat itu. Tidak seperti sekarang saya sudah sebagai pemegang saham terbesar dan memantau dari belakang layar. Saya dan istri sebenarnya juga sudah membeli rumah di kawasan Sapporo untuk hari tua, namun karena Kimo setelah kuliah selesai ini akan menetap dan berkarya di Indonesia membangun negara tercinta ini, tempat dia lahir, ya.... kami tidak memutuskan untuk pindah. Mungkin setahun sekali kami berkunjung ke Jepang untuk berlibur dan menengok sanak saudara selama sebulan atau dua bulan. 

.........Kami menggeret koper dan menuju stasiun LRT line east-west (elevated) yang masih berada di kompleks superblok Tugu. Tugu saat ini beda dengan yang dulu, sudah menjadi superblok, tidak hanya stasiun kereta saja namun pusat perbelanjaan, hotel, convention hall, dan pusat perkantoran menjadi satu mix used concept yang modern di pusat kota. Bangunan stasiun Tugu tetap dibiarkan menjadi warisan heritage namun untuk bangunan baru dibuat sangat modern dan seakan ada "tabrakan" desain fasadenya....sangat cantik dan brilian. Tugu menjadi central point untuk transportasi massal kota yang sangat digarap maksimal oleh pemerintah daerah saat ini, yaitu BRT Trans Jogja, LRT, dan Aerobus Rail. 

Sekitar 20 tahun lalu, dibuka jalur kereta LRT yaitu rute north-south menghubungkan kawasan satelit selatan kota Jogja sampai Candi Borobudur. Lalu LRT east-west dibuka baru saja 10 tahun yang lalu menghubungkan barat dan Timur dari Jalan Godean sampai Candi Prambanan. Dan baru saja dibuka jalur circle line dalam kota dalam bentuk Aerobus. Aerobus rail ini bentuknya mirip kereta gantung, namun dengan gerbong yang lebih panjang dan besar. LRT dan Aerobus sangat membantu pergerakan warga di kota Jogja terutama orang kantoran dan mahasiswa serta para turis yang akan menjangkau kedua situs budaya tersebut dengan sangat mudah.
 
Kota kami juga dilewati jalur kereta super cepat menghubungkan ke arah Surabaya dan Jakarta namun stasiun-nya berdiri sendiri di dekat bandara lama Adisucipto.  Dengan 25 juta lebih pengunjung wisatawan asing dan domestik setiap tahun, pengelolaan mass transport yang baik sangat dibutuhkan. Beberapa jalur kereta Tram listrik (LRT) dibangun untuk area-area khusus seperti di kawasan kampus UGM-UNY, kawasan seturan, malioboro, kraton, dan sekitarnya. Begitu juga pengelolaan kantong-kantong parkir tersebar merata di beberapa sudut kota Jogja, dan tidak banyak lagi yang menggunakan bahu jalan namun memakai bangunan parkir bertingkat automated terkomputerisasi. Malioboro sekarang juga berbeda seperti 30 tahun lalu, sudah menjadi seperti sebuah plaza outdoor yang besar sangat cantik, bersih, nyaman dan teratur...apalagi sudah menjadi kawasan pedestrian dan revitalisasi kawasan malioboro yang dimulai 30 tahun lalu itu berhasil dan membuat Malioboro dan sekitarnya semakin iconic dan tertata rapi.

.........Selama perjalanan saya merenung betapa kemajuan kota ini sangat pesat sekali, dimulai dari banyaknya hotel dan pusat belanja yang dibangun di awal-awal tahun 2010. Walaupun dulu sempat banyak pro dan kontra, tapi itu konsekuensi dari kemajuan ekonomi. Lalu sekarang pemerintah daerah lebih concern membangun fasilitas dan rekreasi umum seperti gedung opera megah, museum-museum, taman kota besar bernama "Hadiningrat Royal Park" di bekas stadion kridosono dan banyak taman cantik lainnya, pedestrian lebar dan jalur sepeda hampir di setiap ruas jalan. Ya, Jogja memang tidak bisa banyak membuat banyak jalan layang tetapi solusi dilakukan dengan rekayasa lalu lintas dan membuat akses jalan langsung lewat terowongan bawah tanah di beberapa titik padat perempatan. Namun saat ini juga perkembangan kepadatan lalu lintas tidak sepadat dulu jaman saya masih umur 30 an, karena warganya sudah sadar menggunakan mass transport dan kembali ke selera asal yaitu "nggowes" sepeda, hehe. Begitupula polusi sudah sangat minim karena kendaraan mobil dan motor yang lalu lalang termasuk BRT Trans Jogja sudah bertenaga listrik sebagai pengganti bahan bakar minyak.

Gedung-gedung skyscrapper tinggi terlihat di jalan-jalan protokol terutama di kawasan jalan sudirman, jalan solo, jalan monjali, jalan kaliurang, dan kawasan depok. Satu yang menarik adalah Jogja Iconic Tower di kawasan Royal Park, dirancang sangat menarik dan epic dengan tinggi yang menjulang sebagai landmark kota yang modern menemani Tugu yang "old heritage" dan sudah berdiri berabad-abad lamanya. Tower ini berfungsi tidak hanya sebagai pemancar frekuensi dan kumandang azan. Terdapat museum juga yang berisi tentang sejarah kota dan rancangan blueprint masa depan kota ini, restoran, dan area observation deck yang bisa melihat 360 derajat kota ini. Perlu diketahui tower ini sebagai patokan maksimal tinggi bangunan yang ada di kota Jogja.
Jogja dari dulu memang "ngangeni", setiap sudut itu romantis, dulu dan sekarang sampai akhir jaman. Walaupun kemajuan jaman serta banyak artefak fisik berlomba-lomba berdiri namun wisdom lokal masih tidak bisa hilang begitu saja. Bangunan cagar budaya dan heritage tetap dipertahankan bahkan diberi tempat perhatian khusus. Kalaupun ada di suatu jalan gedung-gedung skyscrapper dengan trotoar lebar dan pohonan rimbun itu menjadi sisi "romantis" lain dari kota Jogja. Tak terkecuali kampung-kampung wisata yang sudah ada sejak 30 tahunan lalu tetap dilestarikan bahkan semakin menjadi daya tarik tersendiri. Pertunjukan seni budaya dan upaya pelestarian budaya masih rutin dilakukan apalagi dengan adanya dana istimewa dari pusat rutin tiap tahun digulir sangat membantu sekali agar kebudayaan Jogja lebih berkembang dan mencapai manfaatnya secara sosial dan ekonomi ke masyarakat Jogja.

Kekawatiran akan tergerusnya budaya lokal adiluhung yang terjadi mulai pada masa "bubble" artefak fisik modern sekitar 30-an tahun lalu sama sekali tidak terbukti. Seakan kemajuan jaman itu memperindah dan memperkuat khasanah lokal yang sudah berabad-abad dijaga dan dilestarikan. Yang sederhana saja seperti becak dan andong masih saja mewarnai wajah kota yang syahdu ini. Bedanya hanya di desain yang semakin atraktif, apalagi untuk andong, sekarang sudah ada metode agar "pup dan pipis"-nya si kuda langsung ditampung di sebuah alat yang menempel di kuda dan andongnya, jadi tidak mengotori jalan. Becakpun sudah mengalami modifikasi dengan tenaga semi listrik, jadi "genjotan" si abang becak tidak terlalu "ngoyo", kereeen lah inovasi anak negeri. PKL Angkringan atau warung tenda masih banyak berdiri di beberapa sudut namun kondisinya lebih bersih, modern, dan tertata rapi. Oya, usaha rumah makan di Jogja apapun bentuknya dari restoran sampai kakilima dilakukan inspeksi rutin dari dinas terkait tentang standar SOP baik pelayanan dan kualitas penyajian makanan. Jadi tiap usaha kuliner sekarang ada akreditasinya, ini komitmen pemda agar tetap menjamin konsumen dari segi kesehatan dan kenyamanan serta tetap mengukuhkan kalau Jogja itu tetap surganya kuliner.

..........Kami tiba di stasiun Ambarukmo Plaza dan bergegas jalan melalui skywalk menuju  "Jogja Royal Opera House" yang tak jauh dari stasiun. Kebetulan kendaraan mobil listrik dibawa oleh Kimo dan selesai latihan ini kami akan makan malam bersama di Jogja Iconic Tower sebelum pulang ke rumah.

Aku bangga dengan kota-ku yang humanis dan modern namun masih menjaga khasanah wisdom budaya lokal. Jogja tetap istimewa dan berhati nyaman. 100 tahun kemerdekaan Indonesia dan kami sudah benar-benar merasakan tinggal di negara yang makmur dan sejahtera. Negara ini berhasil melewati banyak rintangan dan perjuangan berat sampai akhirnya mencapai 1 abad kemerdekaan hakiki Indonesia. Selamat ulang tahun bangsaku.... ^_^

author : @dhikawama
sumber gambar : internet 

note : jika ingin menyadur sebagian atau secara keseluruhan bagian artikel ini dipersilahkan namun harap mencantumkan nama saya (@dhikawama) dan link blog saya. Terimakasih

Saturday, October 13, 2012

I'm A rapidTraveler, How About You?, have been launched....guys!!


Selama hampir 5 bulan berkutat dengan tulisan, konsep, dan edit layout, akhirnya buku yang saya impikan selama ini terwujud, alhamdullilah sesuwatu banged. Buku bertema traveling yang saya tulis ini memang kisah atau cerita prjalanan pribadai saya bersama 4 kawan seperkuliahan pascasarjana saya. Selama 2 minggu saya melanglangbuana ke negeri orang, nggak cuma satu negara saja namun 5 negara dibabat abis. Agak nekat sih sebenernya, karena ada beberapa alasan, yang pertama saya dan kempat teman lainnya belum pernah sama sekali menginjakkan kaki di negeri orang, boro-boro luar pulau jawa saja belum pernah, lah ini langsung nyebrang ke kawasan indochina. Yang kedua, agak "rakus" karena langsung hantam 5 negara sekaligus dan itu nggak tanggung-tanggung dalam 2 minggu *apakah kalian harus bilang WOW! gitu? hehehe. Yang ketiga, berani "jalan sendiri" atau mandiri tanpa agen perjalanan. Namun dari kesemuanya alasan tersebut bisa dijadikan kesempatan tantangan baru dalam hidup saya. Jadi ini salahsatu konsep "out off the box" yang saya coba lakukan. 
         Ya....memang there's a will there's a way!, semua yang kita impikan lalu kita yakini, jalan dan proses menuju kesana pasti ada walaupun memang tak pernah mulus. Konsep itu yang selalu saya pegang. Dan apa jadinya? saya tak tahu apa yang harus saya lakukan pertama kali untuk menyusun rencana perjalanan sampai bagaimana membayangkan kondisi di negara luar nantinya. Namun satu impian dan keyakinan itu yang selalu menjadi darah semangat saya untuk menyelesaikan "proyek pribadi" saya ini :)
Saya sangat berterimakasih dengan salahsatu teman saya yang me-"mention"-kan grup backpacker dunia (BD) di Facebook. Karena dari grup tersebut saya sangat dapat buannyaak informasi terkait tentang traveling khususnya rute yang akan saya lalui. Mereka *penghuni grup BD, sangat ikhlas dan menggebu-gebu membantu teman-teman nya yang kesulitan tentang informasi diluar negeri. Jadi memang BD ini ajang sharing yang sangat bermanfaat tentang traveling di penjuru dunia. 
      Hampir tiap malam saya mendekam di dalam ruang komputer saya di rumah, hanya untuk surfing informasi berkaitan tentang perjalanan saya, baik itu akomodasi, makan, tempat wisatanya, sampai budaya dan apa yang "Do and Don't" peraturan di negara masing-masing. Perjalanan diawali dari kota saya Jogja, flight ke Jakarta lalu lepas landas menuju kota pertama di Vietnam, Ho Chi Minh City, lanjut overland menuju Siem Reap, Kamboja, lalu jalan darat dengan kereta ekonomi made in Thailand ke Bangkok, disambung jalan udara menuju Phuket dan sambung lagi ke Singapura. Perjalanan terkahir di Kualalumpur, Malaysia, dan terbang pulang menuju Solo lalu sampai Jogja menggunakan Prameks. 

       Kunci sukses jika kamu mem"bolang" bersama teman-temanmu dengan perjalanan singkat ini hanya dua, "KOMPAK" dan "DISIPLIN". Kompak disini adalah semua masing individu harus menahan ego masing-masing karena di tengah perjalanan pasti akan banyak masalah dengan banyak "kepala" yang jalan sama kita. Jadi tahan ego itu kunci utama. Lalu yang kedua adalah selalu disiplin, dalam hal ini pasti sebelum berangkat, semua rencana perjalanan atau itinerary yang sudah disusun dan dibuat serta dikonsolidasikan dengan teman-temannya secara rapi jangan diacak adul begitun sampai di tujuan, karena itu pegangan (namun bukan kitab suci loh ^_^) yang harus dijadikan rujukan eksekusi di lapangan. Karena dengan kondisi perjalanan yang singkat, akan sangat rentan terjadi missplaning atau rencana yang lepas kontrol. Maka itu selalu harus disiplin "on schedule". Hal ini yang salahsatu bisa saya dapat tarik manfaatnya dari perjalanan singkat saya. yaitu tanggungjawab dan disiplin dari apa yang telah kita susun.
      Lalu apa yang kalian tunggu-tunggu? mau tahu kisah unik, lucu, dan konyol serta kisah inspiratif dan "quote" ilham dari beberapa pengalaman perjalanan saya ada di buku ini lengkap dengan itinerary dan budget detail yang harus dihabiskan, hanya $500-an saja budget keliling 5 negara ASEAN ini.
      HANYA Rp 69,900 pesan lewat nulisbuku.com, tanpa ongkir ke kotamu. Cek video promo saya di youtube http://www.youtube.com/watch?v=Avjl9Os2HSI atau cek website resmi di http://wamaastawama.wix.com/rapidtraveler atau bisa menuju blog rapidTraveler , Let's travel abroad and spread Good News From Indonesia!


Saturday, May 14, 2011

Lady Gaga: Sebuah fenomena sosial dan musik




Lady Gaga
Stefani Joanne Angelina Germanotta (lahir 28 Maret 1986 umur 25 tahun; lebih dikenal dengan nama panggungnya Lady Gaga) adalah penyanyi pop Amerika. Dia mulai tampil dalam kancah musik rock dari New York City Lower East Side pada tahun 2003 dan terdaftar di New York University's Tisch School of the Arts. Dia lalu menandatangani kontrak dengan Streamline Records, atau sekarang disebut Interscope Records. Selama waktu awal dia di Interscope, ia bekerja sebagai penulis lagu untuk artis label sesama dan menangkap perhatian seorang penyanyi Akon, yang mengakui kemampuan vokalnya, dan memasukkan Gaga ke label milik Akon, Kon Live Distribusion.
Gaga menelurkan album perdana The fame tahun 2008 dan selalu menduduki cart tertinggi tangga lagu di Inggris, Irlandia, Jerman, dan negara eropa lain serta menduduki 10 besar tangga lagu di seluruh dunia. Di Amerika, Gaga menduduki cart kedua Billboard 200. Dan kesuksesan tersebut berlaku juga pada album-album berikutnya.

Mengapa Lady Gaga menjadi begitu sukses nya di industri musik?
Lady Gaga sebelum menjadi artis penyanyi, dia sudah berkarier di bidang aransemen/komposer musik. Tak dipungkiri kemampuan musikal nya juga sudah teruji. Lady Gaga berada di jalur elektro-pop yang pada saat itu masih jarang diangkat ke industri musik dan sukses, tapi Gaga bisa melakukan nya. Dengan karakter nya yang selalu provokatif dan eksentrik, Gaga bisa mengkolaborasikan antara musik dengan packaging fashion yang unik. Selalu tampil dengan busana dan asesoris yang super unik dan tidak biasa orang pakai. Memakai pakaian berasal dari daging sapi mentah, sampai barang bekas yang akan menjadi limbah, dia olah sebagai sebuah busana yang sangat unik. Gaga menjadi trendsetter juga pada industri fashion untuk mengilhami desainer-desainer kelas dunia. Dalam 3 tahun Gaga menggemukkan dompetnya sebanyak 40.5 juta pound, urutan ketujuh diatas Madonna, yang pasti bukan hanya Gaga sendiri yang menikmati kesuksesan tapi juga label yang menaungi Gaga dan stakeholder , karena ini adalah sebuah jaringan industri musik. Terlepas dari itu semua, sebuah fenomena sosial muncul sebagai sebuah penjabaran ide dan inovasi yang cukup unik. 
Kegilaan Lady Gaga membuat salah satu Universitas di Amerika yaitu South Carolina memasukkan mata kuliah sosiolog bertema tentang “Lady Gaga dan kebangkitan nya untuk terkenal” yang akan diajarkan oleh Profesor Mathieu Deflem yang juga penggemar berat Gaga. Kata beliau, Gaga adalah sebuah produk yang menciptakan fenomena sosial dan membius jutaan orang sedunia. Diantaranya lebih dari 10 juta penggemar di facebook, dan 6 juta lain nya di Twitter.
Karena kenyentrikan dan juga kesuksesan Gaga dalam industri musik, dinobatkan oleh majalah Time dan Forbes dalam daftar tahunan "Orang-orang Paling Berpengaruh di Dunia" dan "100 Most Powerful and Influential celebrities in the world". Forbes sendiri menempatkan Gaga sebagai perempuan nomor tujuh se-dunia yang paling berpengaruh saat ini. Gaga membuktikan bahwa dengan ide yang unik dan masuk ke pasar yang pas, sukses akan dipegang, dan pada akhirnya virus Lady Gaga sudah mewabah dan menghipnotis semua orang di seluruh dunia.(Astawama.case study: MK Inovasi Bisnis, MM UII Jogja)

Tuesday, May 18, 2010

Miss Rima Fakih, Miss USA 2010 seorang muslim!


Penobatan Miss USA tahun 2010 hari minggu 16 Mei 2010 kemarin memutuskan bahwa Miss USA tahun ini adalah Rima Fakih. Seorang imigran muslim dari Lebanon, yang sudah menetap lama di USA bersama keluarganya. Fakih adalah lulusan Manjamen dan Bisnis, Universitas Michigan. Sebuah gebrakan tersendiri, bahwa Miss USA tahun ini disandang oleh seorang yang muslim. 
Wild Diva Women's Reva-03 Buckle Ankle Boot 

Dibalik kontroversi yang ada bahwa kontes ratu sejagat ditentang oleh sebagian Muslim karena mempertontonkan aurat. Tetapi lebih dari itu kontes ratu sejagad ini bisa menjadi media prestasi kaum hawa dan feedback yang lebih kepada lingkungan nya terbukti para ratu ratu yang terpilih sedikit banyak menceburkan diri ke masyarakat yauti pemberantasan HIV/AIDS, ikut andil dalam program pemberantasan kemiskinan, dll. Dan ini terbukti bahwa kontes ini bukan hanya sebagai icon hura hura saja. Tapi semua terserah pada anda bagaimana menganalisa nya. hehehe. congrats for Rima Fakih, assalamualikum Rima, hehehe.

Tuesday, January 26, 2010

Jessica Alba pake batik euy...!!!



Just look at this and proud to be Indonesian........!!
Lihat lah begitu cantiknya Jessica Alba memakai stel pakaian corak batik,modelnya pun ok banget...eye catching banget....kayaknya ne pesen ma orang indonesia yang punya butik disana deh, atau jangan jangan di pasar beringharjo hahaha...tapi overall , she's look very preety with batik. Jadi jangan malu jadi orang Indonesia....ok

Monday, December 15, 2008

Miss Russia "Ksenia Sukhinova" get the crown of the miss world contest 2008




Miss Russia akhirnya memenangi mahkota miss world 2008 setelah mengalahkan pesaingnya dari Trinidad&Tobago sebagai posisi ketiga dan runer up dari afrika selatan yang dijagokan banyak orang. KOntes tahun ini diselenggarakan di kota Johannesburg, capital city dari Afrika Selatan. KOntes ini juga sebagai pemanasan kota ini dalam rangka menyambut Piala dunia 2010. Dan mereka (red. citizen)sangat antusias dan bekerjasama mensukseskan acara kontes Miss World itu. Dari sekian banyak peserta cantik, wakil dari Indonesia Sandra tidak mendapatkan apa-apa alias pulang tanpa penghargaan. Ya mungkin persaingan sangat begitu ketatnya. Kembali lag ke tiga besar Miss World kali ini yaitu Mbak Sukhinova, Mbak Omanakuttan dari India, dan Mbak Gabrielle dari Trinidad&Tobago merupakan para pesaing yang kuat.

Di Miss World kali ini gak hanya kecerdasan dan kecantikan saja yang diuji tapi "kejujuran hati" lebih diutamakan. Terlihat ketika Miss Russia ditanya oleh juri apa yang kamu lakukan jika menjadi Miss World tahun ini, jawaban Mbak Sukhinova adalah saya ingin membantu, dan dengan menjadi Miss World saya bisa membantu lebih banyak orang. Jawaban simple dan jujur, itu yang membuat para juri memilih dia. Lalu Kapan neh Miss Indonesia dapat tempat?? Prestasi terakhir yang bagus hanya Putri Indonesia Artika Sari Devi yang berhasil masuk 15 besar tahun 2004 di Miss Universe. So give up and prove it lady!!! Tunjukkan bahwa wanita Indonesia memang mempunyai kualitas yang gak kalah dengan wanita luar.

Thursday, November 13, 2008

Mbak Hanna batal konser di Jakarta



Untuk kesekian kalinya, beberapa artis international membatalkan atau mengundurkan konser nya karena dengan alasan "travel warning"....hmmm klise banget seh. Hmmm tapi promotor Showmaster sudah memastikan untuk menjadwal ulang konser nya tahun depan mungkin awal tahun 2009. Konser dengan tajuk "good girl gone bad" sudah menyedot tiket sekitar 6000 lembar, wauw...., dan kesemuanya akan dikembalikan paling lambat minggu depan.

Kabarnya neh sang diva baru ini bakal bawa eskalator ke atas panggung untuk mendukung aksi nya hahahah angsung dibawa dari amrik, hmmm tapi ya gara2 diundur jadi belum bisa liat kayak apa aksi nya besok.
Tapi hal ini sempat menjadi ketar-ketir promotor kelas wahid Andri Subono, yang bakal menggelar beberapa konser artis luar pada bulan desember januari. Padahal sempat di cross check ke Kedubes AS, "travel wrning" telah dicabut sejak mei kemaren, tapi dari manajemen Rihanna tetap mebatalkan sehari sebelum konser...ckckckckck....enak banget yak???batalin gitu ajah fuih....,
Kita tunggu tahun depan apakah jadi manggung di Indonesia apa tidak? ok...
Btw kasian tuh yag udah siap2 nonton konser , beli baju khusus untuk nonton konser hahahahaha, kasian deh...

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

List rekomendasi