Booming E-Commerce Indonesia pada tahun 2013

Sudah siapkah anda jadi pemain atau penonton perkembangan pesat e-commerce Indonesia?

Dot.com lokal yang berkumpul di #startuplokal

Bagaimanakah perkembangan startup/perusahaan dot.com lokal, sudah sebanyak dan sebesar apa mereka?

Sensasi belanja baju tanpa ruang ganti

Mencoba baju di butik tanpa ruang ganti? hanya bisa dilakukan di depan cermin....

memimpikan indonesia sebagai pioner e-commerce

Masih banyak PR yang harus diselesaikan dan masih banyak hambatan, namun peluang dan prospek terbuka lebar, jika ekosistem e-commerce Indonesia menjadi sempurna

Showing posts with label news. Show all posts
Showing posts with label news. Show all posts

Friday, August 14, 2015

17 Agustus 2045, 1 abad kemerdekaan : a daily story

Jogjakarta, 15 Agustus 2045


            "Alhamdullilah landing mulus, ya mi..", kataku kepada istri. Kami baru tiba di bandara International Jogja di kulonprogo, tepatnya di terminal 2 yang dibangun 10 tahun setelah terminal 1 dibuka, terminal ini khusus untuk penerbangan international. Ya, sejak dibuka akhir 2018, 27 tahun lalu penerbangan dari dan ke Jogja semakin pesat terutama penambahan rute luar negeri langsung sangat banyak mulai dari Singapore, Malaysia, India, Myanmar, Thailand, Australia, China, Jepang, dan kawasan Timur Tengah. Kebetulan istri saya orang Jepang, saya baru saja pulang dari rumah orang tua istri di Kyoto, flight langsung dari Osaka memakai maskapai kebanggan kita, Garuda Indonesia :) .

Jam menunjukkan sudah sore sekitar pukul 16.00 saat saya dan istri keluar gate imigrasi yang canggih dan otomatis. Kami berjalan menuju stasiun Railink yang berada masih dalam kompleks terminal 2, untuk menuju ke arah pusat kota Jogja. Kami hanya menunggu 1 menit lalu kereta datang, kereta buatan INKA ini sangat bagus, bersih, nyaman, dan humanis. Perjalanan menuju Tugu Central Station hanya menempuh 30 menit saja. Sampai di Tugu, putera semata wayang kami sebenarnya akan menjemput namun karena kesibukan persiapan konser akbar 100 tahun kemerdekaan pada tanggal 17 malam besok, maka kami mengalah untuk bertemu saja di tempat latihan yaitu di gedung opera yang bersebelahan dengan hotel Ambarukmo. Kebetulan dia ikut serta dalam orkestra gabungan mahasiswa dan anak sekolah.

Oya...anak saya namanya Arjuna Kimoto, semester akhir kuliah di universitas Kyoto dan punya skills musik yang baik untuk alat tiup saxophone, hahaha... bakat menurun seperti bapaknya dulu yang bisa memainkan baritone di marchingband. "Kimo" panggilan sayang kami ini sudah bertahun-tahun belajar di negeri Jepang sejak SMP. Memang sejak mau masuk SMP saya dan istri sepakat untuk menitipkan Kimo ke eyangnya dan menempuh pendidikan sampai kuliah di Jepang, istri juga bolak-balik Indonesia-Jepang, hanya untuk memantau dan menemani sang buah hati. Saya sebenarnya ingin sekalian stay di Jepang namun usaha bisnis saya di Indonesia yang saya bangun masih membutuhkan perhatian intens dari saya pada saat itu. Tidak seperti sekarang saya sudah sebagai pemegang saham terbesar dan memantau dari belakang layar. Saya dan istri sebenarnya juga sudah membeli rumah di kawasan Sapporo untuk hari tua, namun karena Kimo setelah kuliah selesai ini akan menetap dan berkarya di Indonesia membangun negara tercinta ini, tempat dia lahir, ya.... kami tidak memutuskan untuk pindah. Mungkin setahun sekali kami berkunjung ke Jepang untuk berlibur dan menengok sanak saudara selama sebulan atau dua bulan. 

.........Kami menggeret koper dan menuju stasiun LRT line east-west (elevated) yang masih berada di kompleks superblok Tugu. Tugu saat ini beda dengan yang dulu, sudah menjadi superblok, tidak hanya stasiun kereta saja namun pusat perbelanjaan, hotel, convention hall, dan pusat perkantoran menjadi satu mix used concept yang modern di pusat kota. Bangunan stasiun Tugu tetap dibiarkan menjadi warisan heritage namun untuk bangunan baru dibuat sangat modern dan seakan ada "tabrakan" desain fasadenya....sangat cantik dan brilian. Tugu menjadi central point untuk transportasi massal kota yang sangat digarap maksimal oleh pemerintah daerah saat ini, yaitu BRT Trans Jogja, LRT, dan Aerobus Rail. 

Sekitar 20 tahun lalu, dibuka jalur kereta LRT yaitu rute north-south menghubungkan kawasan satelit selatan kota Jogja sampai Candi Borobudur. Lalu LRT east-west dibuka baru saja 10 tahun yang lalu menghubungkan barat dan Timur dari Jalan Godean sampai Candi Prambanan. Dan baru saja dibuka jalur circle line dalam kota dalam bentuk Aerobus. Aerobus rail ini bentuknya mirip kereta gantung, namun dengan gerbong yang lebih panjang dan besar. LRT dan Aerobus sangat membantu pergerakan warga di kota Jogja terutama orang kantoran dan mahasiswa serta para turis yang akan menjangkau kedua situs budaya tersebut dengan sangat mudah.
 
Kota kami juga dilewati jalur kereta super cepat menghubungkan ke arah Surabaya dan Jakarta namun stasiun-nya berdiri sendiri di dekat bandara lama Adisucipto.  Dengan 25 juta lebih pengunjung wisatawan asing dan domestik setiap tahun, pengelolaan mass transport yang baik sangat dibutuhkan. Beberapa jalur kereta Tram listrik (LRT) dibangun untuk area-area khusus seperti di kawasan kampus UGM-UNY, kawasan seturan, malioboro, kraton, dan sekitarnya. Begitu juga pengelolaan kantong-kantong parkir tersebar merata di beberapa sudut kota Jogja, dan tidak banyak lagi yang menggunakan bahu jalan namun memakai bangunan parkir bertingkat automated terkomputerisasi. Malioboro sekarang juga berbeda seperti 30 tahun lalu, sudah menjadi seperti sebuah plaza outdoor yang besar sangat cantik, bersih, nyaman dan teratur...apalagi sudah menjadi kawasan pedestrian dan revitalisasi kawasan malioboro yang dimulai 30 tahun lalu itu berhasil dan membuat Malioboro dan sekitarnya semakin iconic dan tertata rapi.

.........Selama perjalanan saya merenung betapa kemajuan kota ini sangat pesat sekali, dimulai dari banyaknya hotel dan pusat belanja yang dibangun di awal-awal tahun 2010. Walaupun dulu sempat banyak pro dan kontra, tapi itu konsekuensi dari kemajuan ekonomi. Lalu sekarang pemerintah daerah lebih concern membangun fasilitas dan rekreasi umum seperti gedung opera megah, museum-museum, taman kota besar bernama "Hadiningrat Royal Park" di bekas stadion kridosono dan banyak taman cantik lainnya, pedestrian lebar dan jalur sepeda hampir di setiap ruas jalan. Ya, Jogja memang tidak bisa banyak membuat banyak jalan layang tetapi solusi dilakukan dengan rekayasa lalu lintas dan membuat akses jalan langsung lewat terowongan bawah tanah di beberapa titik padat perempatan. Namun saat ini juga perkembangan kepadatan lalu lintas tidak sepadat dulu jaman saya masih umur 30 an, karena warganya sudah sadar menggunakan mass transport dan kembali ke selera asal yaitu "nggowes" sepeda, hehe. Begitupula polusi sudah sangat minim karena kendaraan mobil dan motor yang lalu lalang termasuk BRT Trans Jogja sudah bertenaga listrik sebagai pengganti bahan bakar minyak.

Gedung-gedung skyscrapper tinggi terlihat di jalan-jalan protokol terutama di kawasan jalan sudirman, jalan solo, jalan monjali, jalan kaliurang, dan kawasan depok. Satu yang menarik adalah Jogja Iconic Tower di kawasan Royal Park, dirancang sangat menarik dan epic dengan tinggi yang menjulang sebagai landmark kota yang modern menemani Tugu yang "old heritage" dan sudah berdiri berabad-abad lamanya. Tower ini berfungsi tidak hanya sebagai pemancar frekuensi dan kumandang azan. Terdapat museum juga yang berisi tentang sejarah kota dan rancangan blueprint masa depan kota ini, restoran, dan area observation deck yang bisa melihat 360 derajat kota ini. Perlu diketahui tower ini sebagai patokan maksimal tinggi bangunan yang ada di kota Jogja.
Jogja dari dulu memang "ngangeni", setiap sudut itu romantis, dulu dan sekarang sampai akhir jaman. Walaupun kemajuan jaman serta banyak artefak fisik berlomba-lomba berdiri namun wisdom lokal masih tidak bisa hilang begitu saja. Bangunan cagar budaya dan heritage tetap dipertahankan bahkan diberi tempat perhatian khusus. Kalaupun ada di suatu jalan gedung-gedung skyscrapper dengan trotoar lebar dan pohonan rimbun itu menjadi sisi "romantis" lain dari kota Jogja. Tak terkecuali kampung-kampung wisata yang sudah ada sejak 30 tahunan lalu tetap dilestarikan bahkan semakin menjadi daya tarik tersendiri. Pertunjukan seni budaya dan upaya pelestarian budaya masih rutin dilakukan apalagi dengan adanya dana istimewa dari pusat rutin tiap tahun digulir sangat membantu sekali agar kebudayaan Jogja lebih berkembang dan mencapai manfaatnya secara sosial dan ekonomi ke masyarakat Jogja.

Kekawatiran akan tergerusnya budaya lokal adiluhung yang terjadi mulai pada masa "bubble" artefak fisik modern sekitar 30-an tahun lalu sama sekali tidak terbukti. Seakan kemajuan jaman itu memperindah dan memperkuat khasanah lokal yang sudah berabad-abad dijaga dan dilestarikan. Yang sederhana saja seperti becak dan andong masih saja mewarnai wajah kota yang syahdu ini. Bedanya hanya di desain yang semakin atraktif, apalagi untuk andong, sekarang sudah ada metode agar "pup dan pipis"-nya si kuda langsung ditampung di sebuah alat yang menempel di kuda dan andongnya, jadi tidak mengotori jalan. Becakpun sudah mengalami modifikasi dengan tenaga semi listrik, jadi "genjotan" si abang becak tidak terlalu "ngoyo", kereeen lah inovasi anak negeri. PKL Angkringan atau warung tenda masih banyak berdiri di beberapa sudut namun kondisinya lebih bersih, modern, dan tertata rapi. Oya, usaha rumah makan di Jogja apapun bentuknya dari restoran sampai kakilima dilakukan inspeksi rutin dari dinas terkait tentang standar SOP baik pelayanan dan kualitas penyajian makanan. Jadi tiap usaha kuliner sekarang ada akreditasinya, ini komitmen pemda agar tetap menjamin konsumen dari segi kesehatan dan kenyamanan serta tetap mengukuhkan kalau Jogja itu tetap surganya kuliner.

..........Kami tiba di stasiun Ambarukmo Plaza dan bergegas jalan melalui skywalk menuju  "Jogja Royal Opera House" yang tak jauh dari stasiun. Kebetulan kendaraan mobil listrik dibawa oleh Kimo dan selesai latihan ini kami akan makan malam bersama di Jogja Iconic Tower sebelum pulang ke rumah.

Aku bangga dengan kota-ku yang humanis dan modern namun masih menjaga khasanah wisdom budaya lokal. Jogja tetap istimewa dan berhati nyaman. 100 tahun kemerdekaan Indonesia dan kami sudah benar-benar merasakan tinggal di negara yang makmur dan sejahtera. Negara ini berhasil melewati banyak rintangan dan perjuangan berat sampai akhirnya mencapai 1 abad kemerdekaan hakiki Indonesia. Selamat ulang tahun bangsaku.... ^_^

author : @dhikawama
sumber gambar : internet 

note : jika ingin menyadur sebagian atau secara keseluruhan bagian artikel ini dipersilahkan namun harap mencantumkan nama saya (@dhikawama) dan link blog saya. Terimakasih

Saturday, May 4, 2013

R.I.P untuk Multiply.com *_*

R.I.P
Belum lama Multiply.com menghentikan pelayanan yang fokus pada jejaring sosial dan blog pada 1 Desember 2012, dan beralih ke pelayanan e-commerce ala mereka; pihak manajemen yang berkantor pusat di Jakarta memutuskan untuk menghentikan total situs mereka. Aoucchh....why?? padahal baru saja akhir tahun 2012 lalu mereka pindah haluan ke bidang e-commerce yang mungkin lebih menjanjikan. Namun tak sampai 6 bulan berjalan, sudah gulung tikar. Seperti yang dikutip dari vivanews.com bahwa,

"Multiply akan ditutup per tanggal 6 Mei 2013. Dengan sangat menyesal, kami umumkan bahwa situs Multiply.co.id (dan Multiply.com) akan kami tutup per tanggal 6 Mei 2013 dan kami akan menghentikan semua kegiatan usaha kami per tanggal 31 Mei 2013," 

         Ini menurut saya sebuah ironi dimana kondisi e-commerce saat ini di Indonesia yang sedang akan lepas landas, justru diwarnai oleh penutupan salahsatu situs e-commerce terbesar di Indonesia dan regional ASEAN. kalau dirunut dari awal, bahwa situs ini berkembang dari motherland nya social network yaitu Amerika. Kemudian memindahkan markas besarnya ke Indonesia karena melihat potensi pengguna social network yang sangat besar di negara ini. Tak lama kemudia, CEO Multiply, Stefan Magdalinski memutuskan untuk tidak melayani lagi fitur-fitur jejaring sosial per 1 Desember 2012. Eh....belum genap 6 bulan, CEO memutuskan untuk menghentikan semua aktivitas yang berjalan di Multiply di seluruh dunia. OMG...!! 
      Saya melihatnya Multiply ini kehilangan arah, strategi yang dibuat memang harus sesuai dengan perkembangan jaman, tapi apakah core vision nya juga ikut dipertimbangkan? Agak janggal saja tiba-tiba 5 bulan berjalan dengan konsep baru kok malah ditutup? Salah strategi? atau memang perusahaannya sudah sakit internalnya ditambah kondisi eksternalnya sangat ekstrim untuk pertarungan di bidang e-commerce; mengingat nama besar Jual beli Kaskus.co.id yang sudah melegenda lebih dulu di Indonesia. Belum lagi marketplace yang lain seperti Tokopedia, Tokobagus, Berniaga yang bisa dibilang lebih agresif mengambil ceruk pasar e-commerce di Indonesia.
         Pasar lagi berkembang, kelas menengah lagi berjaya, e-commerce sedang gencar menjadi salahsatu e-lifestyle; tidak dapat menjadi patokan utama sebuah perusahaan besar sekelas Multiply ini untuk bertahan di kondisi ekosistem e-commerce Indonesia yang masih carut marut. Setidaknya ini menjadi pelajaran bagi semua pelaku dan calon pelaku bisnis e-commerce Indonesia untuk tidak turut larut dalam euphoria booming nya e-commerce di Indonesia. Saya justru mengkhawatirkan datangnya gelembung dot com e-commerce yang mengakibatkan satu demi satu situs e-commerce rontok dengan sendirinya! Perlu diingat karakter orang Indonesia itu different sekali dengan orang Amerika ataupun Jepang sekalipun dalam hal attitude dan cara pandang terhadap internet. Ekosistem e-commerce di Indonesia juga belum sempurna. Seharusnya pelaku bisnis internet bisa melihat itu lebih dulu baru dapat menyiapkan strategi yang terarah.
         Namun ada langkah jujur dan gentle dari CEO untuk mengakui bahwa perusahaan yang dia pimpin mengalami kegagalan dalam bersaing di pasar. Ini hal positif yang tidak semua pemimpin bisa mengakui bahwa dirinya gagal membawa perusahaannya menuju lebih baik Seperti yang dikutip pada laman dnaberita.com , bahwa

"Setelah berusaha sangat keras, kami terpaksa mengakui bahwa kami tidak berhasil melakukannya," ucap CEO Multiply Stefan Magdalinski. "Saya sangat menghargai tim saya untuk segala jerih payah dan kegigihannya walaupun hasil akhirnya bukan yang kami inginkan."

Baca juga "Daily Deals, apakah akan tetap bertahan?"


note : jika ingin menyadur sebagian atau secara keseluruhan bagian artikel ini dipersilahkan namun harap mencantumkan nama saya (astawama) dan link blog saya. Terimakasih

Saturday, October 13, 2012

I'm A rapidTraveler, How About You?, have been launched....guys!!


Selama hampir 5 bulan berkutat dengan tulisan, konsep, dan edit layout, akhirnya buku yang saya impikan selama ini terwujud, alhamdullilah sesuwatu banged. Buku bertema traveling yang saya tulis ini memang kisah atau cerita prjalanan pribadai saya bersama 4 kawan seperkuliahan pascasarjana saya. Selama 2 minggu saya melanglangbuana ke negeri orang, nggak cuma satu negara saja namun 5 negara dibabat abis. Agak nekat sih sebenernya, karena ada beberapa alasan, yang pertama saya dan kempat teman lainnya belum pernah sama sekali menginjakkan kaki di negeri orang, boro-boro luar pulau jawa saja belum pernah, lah ini langsung nyebrang ke kawasan indochina. Yang kedua, agak "rakus" karena langsung hantam 5 negara sekaligus dan itu nggak tanggung-tanggung dalam 2 minggu *apakah kalian harus bilang WOW! gitu? hehehe. Yang ketiga, berani "jalan sendiri" atau mandiri tanpa agen perjalanan. Namun dari kesemuanya alasan tersebut bisa dijadikan kesempatan tantangan baru dalam hidup saya. Jadi ini salahsatu konsep "out off the box" yang saya coba lakukan. 
         Ya....memang there's a will there's a way!, semua yang kita impikan lalu kita yakini, jalan dan proses menuju kesana pasti ada walaupun memang tak pernah mulus. Konsep itu yang selalu saya pegang. Dan apa jadinya? saya tak tahu apa yang harus saya lakukan pertama kali untuk menyusun rencana perjalanan sampai bagaimana membayangkan kondisi di negara luar nantinya. Namun satu impian dan keyakinan itu yang selalu menjadi darah semangat saya untuk menyelesaikan "proyek pribadi" saya ini :)
Saya sangat berterimakasih dengan salahsatu teman saya yang me-"mention"-kan grup backpacker dunia (BD) di Facebook. Karena dari grup tersebut saya sangat dapat buannyaak informasi terkait tentang traveling khususnya rute yang akan saya lalui. Mereka *penghuni grup BD, sangat ikhlas dan menggebu-gebu membantu teman-teman nya yang kesulitan tentang informasi diluar negeri. Jadi memang BD ini ajang sharing yang sangat bermanfaat tentang traveling di penjuru dunia. 
      Hampir tiap malam saya mendekam di dalam ruang komputer saya di rumah, hanya untuk surfing informasi berkaitan tentang perjalanan saya, baik itu akomodasi, makan, tempat wisatanya, sampai budaya dan apa yang "Do and Don't" peraturan di negara masing-masing. Perjalanan diawali dari kota saya Jogja, flight ke Jakarta lalu lepas landas menuju kota pertama di Vietnam, Ho Chi Minh City, lanjut overland menuju Siem Reap, Kamboja, lalu jalan darat dengan kereta ekonomi made in Thailand ke Bangkok, disambung jalan udara menuju Phuket dan sambung lagi ke Singapura. Perjalanan terkahir di Kualalumpur, Malaysia, dan terbang pulang menuju Solo lalu sampai Jogja menggunakan Prameks. 

       Kunci sukses jika kamu mem"bolang" bersama teman-temanmu dengan perjalanan singkat ini hanya dua, "KOMPAK" dan "DISIPLIN". Kompak disini adalah semua masing individu harus menahan ego masing-masing karena di tengah perjalanan pasti akan banyak masalah dengan banyak "kepala" yang jalan sama kita. Jadi tahan ego itu kunci utama. Lalu yang kedua adalah selalu disiplin, dalam hal ini pasti sebelum berangkat, semua rencana perjalanan atau itinerary yang sudah disusun dan dibuat serta dikonsolidasikan dengan teman-temannya secara rapi jangan diacak adul begitun sampai di tujuan, karena itu pegangan (namun bukan kitab suci loh ^_^) yang harus dijadikan rujukan eksekusi di lapangan. Karena dengan kondisi perjalanan yang singkat, akan sangat rentan terjadi missplaning atau rencana yang lepas kontrol. Maka itu selalu harus disiplin "on schedule". Hal ini yang salahsatu bisa saya dapat tarik manfaatnya dari perjalanan singkat saya. yaitu tanggungjawab dan disiplin dari apa yang telah kita susun.
      Lalu apa yang kalian tunggu-tunggu? mau tahu kisah unik, lucu, dan konyol serta kisah inspiratif dan "quote" ilham dari beberapa pengalaman perjalanan saya ada di buku ini lengkap dengan itinerary dan budget detail yang harus dihabiskan, hanya $500-an saja budget keliling 5 negara ASEAN ini.
      HANYA Rp 69,900 pesan lewat nulisbuku.com, tanpa ongkir ke kotamu. Cek video promo saya di youtube http://www.youtube.com/watch?v=Avjl9Os2HSI atau cek website resmi di http://wamaastawama.wix.com/rapidtraveler atau bisa menuju blog rapidTraveler , Let's travel abroad and spread Good News From Indonesia!


Sunday, September 2, 2012

"Apple vs Samsung", harga diri Amerika dan Korea Selatan?


Apple vs Samsung
      Melihat perseteruan antara kedua kerjaan bisnis besar dengan latar belakang budaya organisasi yang berbeda. "Apple vs Samsung", antara Amerika dan Korea Selatan, antara "let's move quickly" dan "Bbalri-Bbalri". Sebuah pertarungan hebat dua raksasa bisnis berbasis teknologi ini menyita perhatian semua kalangan di seluruh dunia, baik praktisi maupun konsumen produk mereka. Hal ini menjadi sangat besar pengaruhnya terhadap masing-masing perusahaan karena efek perseteruan ini akan sangat merugikan. 

Keputusan pengadilan dari beberapa negara
      Sebelum dibawa ke meja hijau pengadilan di Amerika, di belahan negara lain seperti di Inggris dan Korea Selatan telah memutuskan perkara ini yakni di Inggris bahwa Apple harus memasang iklan di semua surat kabar dan majalah dengan isi menyatakan bahwa Samsung tidak meniru desain dari iPad. Di pengadilan setempat, Samsung menang atas gugatan dari Apple yaitu penghentian produksi Galaxy Tab karena dituding telah "copy paste" produk iPad. Namun akhirnya Samsung-lah yang menang. Lain negara lain keputusan, di Korea Selatan asal Samsung lahir, menyatakan Apple dan Samsung semuanya mempunyai kesalahan yang imbang. 
      Di Korea Selatan, Samsung melanggar sebuah hak paten dari produk Apple.Sedangkan dari Apple sendiri dianggap melanggar dua hak paten teknologi nirkabel dari Samsung. Apple diwajibkan membayar denda 40 juta won, sedangkan Samsung hanya 25 juta won.Hohoho....di negara sendiri mana mungkin bisa dikalahkan :).Nggak cuman itu saja, kedua perusahaan harus mengehntikan produksi dan penjualan dari beberapa produk andalan mereka.. 10 produk Samsung, termasuk Galaxy SII, nggak boleh dijual lagi lalu 4 produk Apple, termasuk iPad 2 dan iPhone 4. fuiih.....makin heboh saja nih....
        Begitupula di Jepang, pengadilan Tokyo memenangkan Samsung atas gugatan dari Apple yaitu menuding Samsung pada produk Galaxy S, Galaxy Tab, dan Galaxy SII melanggar hak paten atas konsep sinkronisasi musik dan video pada server. Akhirnya Apple kalah dan diwajibkan membayar gugatan. Begitu keputusan ini dirilis, saham Samsung melonjak 1,6% dari terakhir rilis.
        Lalu bagaimana dengan pengadilan di Amerika??? sepertinya akan lebih seru... Berbeda negara berbeda keputusan, apalgi di kandang sendiri, Apple memenangkan gugatannya terhadap Samsung. Apple menuding bahwa Samsung telah mencuri hak paten dan meniru fitur-fitur produk dari Apple yang terdapat pada hampir semua produk Samsung yaitu lebih dari 20 produk seperti di seri Galaxy S dan Galaxy Tab. Pada akhirnya Samsung diharuskan membayar lebih dari $ 1 milyar, wauw.... dan hebohnya lagi uang-uang tersebut harus di kirim dengan koin sebanyak 30 truk, wah gilaaa...hahaha

Belajar dari kasus Samsung dan Apple
Apa kira-kira yang harus kita ambil hikmah dan pembelajaran dari kasus ini.
1. Samsung dan Apple merupakan perusahaan besar dan perusahaan yang mengedepan dari sisi produk teknologi. Kita lihat Apple adalah boleh dikata pionir dari produk komputer dan gadget yang cukup visioner. Melihat dari produk-produk seperti iMac, iPhone, atau iPad. Apple seperti menajdi sebuah trndsetter teknologi terbaru dari komputer dan ponsel. Itu tak lain tak bukan juga karena pemimpin visioner mereka yang telah tiada yaitu Steve Jobs.
Samsung sendiri adalah perusahaan keluarga yang sudah mulai dirintis dari awal abad 20 an, mulai dari pertanian, sampai kini fokus di teknologi untuk rumahan (kulkas, TV, dll), laptop sampai sekarang yang terkenal adalah ponsel-ponsel pintarnya. Kedua perusahaan ini lahir dari sejarah dan budaya internal yang mereka bangun secara unik (rasa Amerika dan rasa Asia). Seperti yang pernah saya paparkan pada artikel sebelumnya yaitu South Korea: A Nation for watch.  Dengan ciri khas masing-masingnya berperan menggiring trend teknologi dunia ke arah yang lebih canggih.
2. Saling gugat menggugat.
Apple dan Samsung berperang di pengadilan memperjuangkan atas hak paten dan gugatan masing-masing yang dilayangkan ke pengadilan. Saya melihat disini Apple yang justru lebih getol ingin memberikan pelajaran kepada Samsung atas produk-produk Apple yang Samsung tiru. Terlihat juga dari kekhawatiran Apple bahwa produk-produk dia tidak berada di nomor satu. Pasar smartphone dan tablet masih Samsung yang mengendalikan yaitu 35% dan Apple hanya 18%. Mungkin karena "ketakutan" Apple terhadap dominasi pasar Samsung, maka Apple "merengek" ke pengadilan untuk "menjebloskan" Samsung dalam "kegelapan" arah untuk produk-produknya.
        Ya dari sekian banyak gugatan di beberapa negara, hanya yang menang telak di wilayah Amerika. Gugatan yang dilayangkan Apple ini juga berkaitan dengan ketidakpuasan dan kegusaran Apple karena produk-produk mereka "ditiru" oleh Samsung. Namun benar atau tidaknya itu ditiru, hasil pengadilan dari beberapa negara yang telah membuktikannya. Sebenarnya kalau menurut hemat saya, apa yang dilakukan Apple atau Samsung dalam hal teknologi merupakan lompatan besar manusia untuk kehidupan dan peradaban yang lebih baik. Sebenarnya Apple tak perlu melakukan gugatan berlapis tersebut karena sebenarnya pasar yang menilai apakah produk ini bagus atau kurang bagus. Kalaupun benar ditiru maka ya luncurkanlah produk yang lebih canggih dari sebelumnya, itu akan memberikan daya saing dan nilai pandang dari masyarakat terhadap perusahaan cukup tinggi. Tak usah terlalu khawatir dengan eksistensi, karena masing-masing merek tersebut punya tempat tersendiri di hati konsumen. Produk Samsung dan Apple memang cenderung sama baik fitur dan lainnya namun yang membedakan adalah pilihan dari konsumen mereka nyaman dengan gadget yang mana. Tapi ketok palu sudah dipukul oleh hakim di beberapa negara dan hasil sudah ada yaitu Samsung menang di Inggris dan Jepang serta kalah bersama Apple di Korea Selatan sendiri. Sedangkan di Amerika, Apple menang telak atas gugatan yang dilayangkannya terhadap Samsung. Terlepas dari itu semua, saya yakin dari kejadian ini kedua belah pihak nantinya akan lebih fokus dan mencari inovasi-inovasi terbaru yang dapat menjadi trendsetter dan dibutuhkan oleh masyarakat dunia. Mereka pasti mempunyai visi yang sama yaitu "membuat peradaban dunia lebih baik" :).

note : jika ingin menyadur sebagian atau secara keseluruhan bagian artikel ini dipersilahkan namun harap mencantumkan nama saya (astawama) dan link website saya. Terimakasih

Saturday, July 28, 2012

Belajar dari KOPROL (start-up Indonesia) yang "didepak" dari Yahoo!

    
     Belum juga genap 3 tahun, "bayi" KOPROL ditutup oleh pihak Yahoo!. Usia KOPROL memang terhitung pendek karena hanya bertahan sekitar 2 tahun-an saja. Sejak pertama diakuisi oleh Yahoo! pada tahun 2010 senilai US$10 juta pada saat itu memberikan tamparan telak bagi KOPROL. Situs jejaring sosial berbasis "check in" ini pada awal dibangun 2009 oleh Satya Witoelar memang sangat berharap sekali menjadi situs yang besar dan menjadi terdepan di Indonesia. Walaupun harus head to head dengan Facebook yang penggunanya di Indonesia sangat banyak sekali dan lebih familier. 
    Dilain sisi juga, Yahoo! menutup KOPROL karena banyak alasan yaitu positioning KOPROL yang tidak bisa memberikan kontribusi keuntungan secara signifikan kepada Yahoo!. Apalagi dengan COE baru Yahoo! yang lebih ingin fokus pada konten dan proyek yang hanya menguntungkan saja, maka proyek lain yang sejatinya hanya memberikan kontribusi minim dan tidak berprospek besar bagi mendongkraknya pendapatan Yahoo! maka akan didepak dari yahoo!. Hal ini juga diperkuat karena Yahoo! sedang melakukan "turn arround" dari posisi sekarang yang sepertinya lagi "sakit" dengan merumahkan 2000 karyawan global mereka trmasuk 20 karyawan KOPROL yang dirumahkan. Maka Satya dkk tidak bisa menolak "pemecatan" situs buatan mereka dari Yahoo!. Tepat 28 Agustus 2012 nanti, KOPROL akan resmi ditutup.     
     Para pengguna akan diberitahu untuk mengekspor data-data pentingnya sebelum tanggal tersebut. Dari kejadian ini akan memberikan kita sebuah pelajaran bahwa karya-karya para Start-up anak negeri memang bagus dan kreatif. Namun disaat ada situs yang diakuisi oleh perusahaan dari Silicon Valley maka situs tersebut memang akan naik daun dan menjadi punya posisi yang kuat di pasar, karena ekuitas merek dari si "Bapak" yang mengadopsi "anak angkat" baru. Namun ada hal yang harus diperhatikan yaitu akuisi bukan melulu jalan yang menguntungkan karena kalau saya pikir itu adalah strategi perusahaan si pengakuisi agar bisa memotong jalur kompas lebih cepat mengembangkan perusahaannya. Karena dinilai mungkin akuisi akan lebih murah biaya nya ketimbang harus research dari awal. Nah disini memang perlu dilihat kecocokan antara si pengakuisi dengan yang diakuisi. Supaya bisa kawin kan harus klop visi dan misi nya. Akan menjadi tidak menguntungkan bagi yang diakuisi yaitu pada saat perusahaan utama mengalami masalah yang berimbas pada masa depan situs yang diakuisi. Disaat mereka (yang diakuisi) sangat percaya diri karna dipinang oleh perusahaan besar namun dibalik itu mereka ktar-ktir disaat perusahaan utama brmasalah dan mreka tak punya kontribusi penting untuk perusahaan. Perasaan "zona nyaman" akan tertancap pada diri mereka karena merasa sudah ada yang "merawat". Disisi lainnya juga pada awal diakuisi memang perusahaan newbie tersebut mempunyai dana segar dan seakan mndapat rejeki nomplok, namun menjadi tidak berguna seperti debu yang ditiup hilang begitu saja disaat terjadi masalah seperti ini.
      Jadi disarankan agar para start-up tidak merengek-rengek situs nya dipinang perusahaan besar yang lbih punya pengaruh, namun upaya survive dari diri sendiri mungkin akan menjadi sebuah nilai yang berhaarga bukan hanya material tapi harga diri yang lebih bermartabat karena berdiri di kaki sendiri walaupun untuk mencapai kesusksesan agak sedikit lama. Go Start UP Indonesia!!! 

 note : jika ingin menyadur sebagian atau secara keseluruhan bagian artikel ini dipersilahkan namun harap mencantumkan nama saya (astawama) dan link website saya. Terimakasih

Tuesday, April 3, 2012

Backpacker journey for 2 weeks, 5 countries ASEAN, done!

        Excited, awesome, senang, heboh, tak terkendali...hahaha mungkin sebagian dari ungkapan perasaan saya karena ada kesempatan untuk melakukan perjalanan yang jarang saya lakukan. Mengelilingi semenanjung ASEAN melewati 5 negara dalam waktu 2 minggu. Wow, saya bersama 4 orang teman kampus, melakukan perjalanan ini dengan modal "nekat", kenapa nekat? karena belum satupun kita berlima yang pernah melakukan perjalanan backpacker apalagi ke luar negeri. Persiapan dilakukan 4 bulan sebelum journey. Karena belum satupun yang pernah merambah rute rute nya, maka mbah google pun jadi sasaran pencarian informasi kami. Mengumpulkan berita dan informasi dari blog orang lain yang pernah mengunjungi spot-spot wisata tersebut. Bergabung dengan forum facebook backpacker dunia memberi keuntungan bagi kami karena dapat mempermudah mendapatkan informasi dari teman-teman backpacker dunia yang jumlahnya sekarang sudah ribuan orang. Journey ini kami putuskan secara spontan karena pada awal ide dari pelaksanaan fieldtrip tugas kampus yang rencananya akan ke singapore, akhirnya kami merencanakan untuk berangkat terlebih dahulu mengelilingi 5 negara ASEAN dan bertemu dengan teman lainnya di singapore. Sempat ragu untuk melakukan trip ini, karena berpikir biaya yang dikeluarkan pasti akan mahal dan persiapan yang banyak. Tapi setelah mendapatkan informasi yang cukup, kami yakin untuk menjelajah 5 negara ASEAN dalam 2 minggu.
       Sempat khawatir apakah uang yang saya pegang akan kurang atau cukup? Untuk mengatasi kekhawatiran saya membuat itinerary perjalanan didalamnya ada rute perjalanan, hotel yang akan diinapi, jadwal kunjungan wisata, trabnsportasi yang dipakai sampai budget biaya per negara yang dikunjungi. Lengkap dan sedetail mungkin saya buat, walaupun nantinya mungkin akan sedikit berbeda kondisinya di lapangan. Namun asal berpegang dispilin pada itinerary yang dibuat, semuanya akan baik-baik saja :) .
       Rute yang kami ambil adalah Jogjakarta-Ho Chi Minh City Vietnam via Jakarta - Siemreap, Cambodia - Bangkok, Thai - Phuket,Thai - Singapore - KL, Malaysia - Solo - Jogja. Perjalanan antar negara tersebut kami mix with overland (bus, kereta,tuk-tuk,taksi) Karena kami ingin menghemat biaya dan merasakan semua moda transportasi lokal yang tersedia. Lebih menarik jadinya jika perjalanan dengan overland karena dapat melihat pemandangan pada saat perjalanan daripada hanya melihat awan putih saja :) .
       Kami berangkat tanggal 12 maret 2012 dan mengakhiri perjalanan pada tanggal 25 maret 2012. Tiket pesawat sudah kami booking jauh jauh hari yaitu 3 bulan sebelumnya untuk mendapatkan harga yang terbaik. Jakarta-Ho Chi Minh mendapatkan harga 700 ribuan, Kualalumpur - Solo mendapatkan harga 900 ribuan, ya hitungannya sudah cukup murah dengan rute penerbangan luar negeri. Waktu dua minggu membuat kami memutar otak agar bagaimana caranya dalam dua minggu sebanyak 6 kota dalam 5 negara bisa dikunjungi. Alhasil rute Bangkok-Phuket dan Phuket Singapore kami mix dengan over air alias numpak montor mabur maning. Pertimbangan kami juga efisiensi waktu dan tenaga serta perbandingan harga yang cukup murah hampir sama dengan jika kita naik bus. Selisih sedikit tak jadi masalah asal efisien waktu dan tenaga. Karena selama 2 minggu kita pastikan akan sangat terforsir tenaga nya maka dengan pertimbangan itulah kami memakai moda transportasi pesawat pada kedua rute tersebut.
       Banyak hal menarik dari perjalanan singkat kami selama 2 minggu ini, tukang asongan anak-anak kecil di angkor wat, siem reap yang selalu memaksa wisatawan untuk membeli handmade karajinan seharga 1 dollar dengan gaya tawar mereka yang khas "sir,..give me one dollar for this!" memakai logat lokal mereka sampai pakai acara saya hampir ketinggalan kereta di KL sentral. Hmm....seru pastinya, ingin lebih tertarik dengan cerita pengelaman kami selama dua minggu, tunggu tulisan lengkap saya yang akan saya share gratis buat temen-temen semua, coming soon!

Monday, December 5, 2011

Black Friday-ritual belanja ala Amerika

       Belanja merupakan sesuatu yang menyenangkan bagi semua orang khususnya wanita. Di negara Paman Sam sana pada sekitar akhir bulan november tepatnya sehari setalah hari perayaan Thanksgiving, ada suatu ritual belanja yang terjadi pada hari jumat, ya....Black Friday! Kenapa disebut black friday? cukup sederhana saja diartikan bahwa para pengusaha/ pemilik toko menginginkan pada hari jumat tersebut catatan keuangan mereka tidak lagi bertinta merah (minus) pada hari-hari biasanya, namun dapat menjadi bertinta hitam/black (surplus) pada hari ritual belanja besar-besar an ini. Para peritel di Amerika berlomba-lomba menggeber diskon besar untuk produk-produknya. Acara belanja massal ini memang dikhususkan untuk menghadapi perayaan Natal dan Tahun Baru. Biasanya masyarakat Amerika gemar memberikan gift atau hadiah kepada sanak saudara atau kerabat pada saat musim Natal Tahun Baru ini. 
      Lalu apa menariknya? Melihat data statistik yang ada, pada tahun 2011 ini tidak terjadi peningkatan signifikan saat belanja black friday. Lebih dari seperempat anggaran belanja keluarga orang Amerika dilakukan pada musim belanja akhir tahun ini. Pada tahun ini walaupun ekonomi belum pulih benar, konsumen Amerika sepertinya tak sabar lagi berbelanja setelah dipaksa berhemat selama 3 tahun mereka mengalami resesi. 
        Apa yang terjadi pada aktivitas belanja online? Sepertinya memang dunia maya itu tidak terpengaruh oleh dunia nyata. Omset yang dihitung pada ritual belanja setelah Thanksgiving day naik 10-15%. Konsumen lebih memilih online shop karena tidak mau berdesak-desakan di toko, dan harga yang ditawarkan sama bahkan banyak yang lebih murah dibanding belanja offline, biaya pengiriman pun gratis walaupun ada beberapa yang men-charge biaya shipping. Nah, melihat fenomena itu, belanja online atau aktivitas e-commerce tidak terpengaruh terhadap benturan resesi ekonomi, bahkan pada waktu-waktu tertentu pada black friday ini, omset mereka justru naik ketimbang aktivitas belanja offline. Dunia e-commerce memang tidak ada matinya....!

Sunday, September 25, 2011

Google wallet, aplikasi smart milik google

      
    Beberapa hari yang lalu, raja search engine dunia, Google meluncurkan aplikasi untuk mendukung transaksi dunia maya yaitu Google wallet. Sebuah "dompet digital" yang digunakan untuk jembatan transaksi para netizen yang akan melakukan transaksi secara online. 
     Layanan ini pertama kali diluncurkan pada 19 september 2011 yang lalu, dan pertama kali ditanam pada ponsel keluaran Samsung Nexus S. Pertama kali yang harus dilakukan adalah memasukkan PIN untuk mengaktifkan cip yang ditanam pada smartphone tersebut. Setelah Chip aktif maka akan aterjadi transmisi antara antena Near Field Communication (NFC) dan Paypass Terminal yang berfungsi sebagai mesin pembaca di kasir sehingga dapat dilakukan pembayaran. 
    Perusahaan mitra yang digaet oleh Google adalah Citibank, Mastercard, dan Sprint serta yang terkahir masuk adalah Visa. Namun bagi pengguna yang tidak mempunyai kartu kredit bisa melakukan pembayaran juga dengan aktifasi prepaid mastercard seperti pembelian pulsa telepon. 
    Kedepan Google akan bekerjasama pada seluruh kartu kredit yang ada di dunia dan tidak hanya bisa tertanam pada Nexus 4G saja namun pada seluruh jenis handphone. 
    Dunia digital akan semakin berkembang dan menjadi bagian dari kehidupan manusia. Beberapa tahun kedepan penggunaan uang kertas sepertinya akan berkurang dan berali ke dompet digital karena lebih aman walaupun uang kertas masih digunakan pada aktivitas-aktivitas tertentu saja. Dan ini sudah terbukti pada negara "hitam" yang bukan termasuk negara maju yaitu Kenya, menunjukkan bahwa mobile payment sudah menajdi gaya hidup bahkan di negara belum berkembang sekalipun, seperti yang saya paparpak pada artikel sebelumnya yaitu pengguna mobile payment justru terbesar ada di Asia. So, siapkah anda pada dunia digital?

Wednesday, August 24, 2011

Masih percaya sama iklan???

       Masih setia melihat iklan berderet dengan durasi sampai bermenit-menit? masih senang dengan iklan produk dengan artis cantik dan cakep yang memberi kesan bahwa produk itu bagus untuk dikonsumsi? atau mungkin masih menunggu-nunggu iklan yang menarik dari segi cerita? Dan itu hanya membuang waktu dan biaya pemasar untuk menerbitkan iklan dengan produksi biaya yang jutaan bahkan sampai milyaran. Apakah itu semua dapat diterima dan "dibeli" produknya oleh konsumen? BELUM TENTU!.
Iklan itu hanya bertujuan untuk kepentingan perusahaan, bukan untuk kepentingan konsumen?sudah pasti itu.
Iklan itu hanya membuat bingung konsumen karena cerita yang disajikan dan kesesuaian "janji iklan" dengan kulitas produk masih dipertanyakan?
Apakah dari sekian iklan masih ada yang "nyantol" produknya di otak anda kemudian dibicarakan dan dikonsumsi? pengecualian kalau iklan nya dengan alur cerita menarik, atau malah alur ceritanya yang diingat bukan produk nya? hahahaha
       Dari kesemua fakta diatas pemasar harus mengubah strategi pemasaran nya karena konsumen sudah cukup pintar untuk "dibohongi" dengan iklan-iklan. Konsumen sudah lebih kritis bisa memilah mana produk yang bagus maupun tidak. Sudah cukup puas dan kenyang bahkan saampai "muntah" melihat banyak nya iklan berderet di TV sampai di jalan-jalan? Advertising is suck! more than boring things!
Menurut penelitian (dari buku R.I.P advertising) menunjukkan
- 76% konsumen tdk percaya thdp perusahan yg menceritakan produknya lewat iklan! 
- Lebih dari 90% konsumen mempercayaai referensi teman dan keluarga dekat untuk memutuskan membeli sesuatu produk!
- 67% keputusan pembelian dipengaruhi oleh rekomendasi teman
- 74% lebih mempercayai teman nya untuk tidak membeli suatu produk yang jelek kualitas nya
         Rekomendasi dari teman terdekat dan keluarga akan jauh lebih besar pengaruhnya ketimbang artis iklan yang tidak kenal kita, benar bukan?? sudahlah yakini saja itu, hehehe.
Melihat data diatas maka memang seharusnya iklan sudah "mati" dan digantikan dengan pemasaran dengan konsep rekomendasi / getok tular atau WOMM (word of mouth marketing).
         Banyak contoh produk yang berhasil mengelola WOMM dengan baik dan tidak hanya sebatas dibicarakan (talking), dipromosikan (promoting), namun sampai pada dijual (selling) oleh konsumen sendiri. Contoh nyata adalah program "agen 1000 sunlight" yang diselenggarakan oleh sunlight-unilever Indonesia. Melalui program ini, ibu-ibu Indonesia diminta untuk mengajak tetangganya untuk membeli dan menggunakan sunlight, mengirim bungkusnya dan memangkan hadiah puluhan juta. program ini sebenarnya mengajak orang lain untuk menggunakan produk pilihan nya, rekomendasi menjadi tema utama dalam program ini. Ibu-Ibu rumahtangga sebenarnya mempunyai potensi yang luar biasa dan sunlight mengambil peluang ini.Apalagi karakter ibu-ibu yang suka berkumpul dan arisan menjadi sebuah target yang pas untuk mengembangkan WOMM. Sunlight berhasil dalam program ini!
             Cukup simple dan tidak perlu biaya besar sampai ratusan juta untuk membuat sebuah iklan yang belum tentu dinikmati konsumen, satu fakta lagi nih, biasanya iklan di TV menjadi waktu yang "untuk dihindari sejenak" oleh pemirsa TV, karena begitu "annoying" nya bagi mereka. Apakah pemasar tidak memperhatikan itu lagi??
Efek WOMM juga harus dikelola setidaknya jangan sampai ini menjadi bumerang karena salahnya pengelolaan, masih banyak orang menganggap WOMM itu berakitan dengan "kehebohan", jelas salah! HEBOH tapi tidak menambah keuntungan perusahaan, sama aja bokis bro! :)
         Kita lihat contoh salah langkah perusahaan mobil Pontiac Amerika dalam memasarkan produknya yang baru. Masih ingat Oprah Winfrey Show? itu loh si tante pengampu acara talkshow paling ngetop. Pontiac yang baru saja mengeluarkan produk barunya Pontiac G6 "mendompleng" acara Oprah untuk membagikan 200 lebih mobilnya ke semua pengunjung yang ada disitu. Alhasil semua media membicarakan ini semua (talking), dengan tajuk "Oprah membagikan mobil gratis!" namun berlanjut setelah acara selesai, pengunjung yang tadinya mendapatkan gratis mobil diharuskan membayar pajak sebesar 7000 dollar, jumlah yang tidak kecil untuk yang tidak berminat beli mobil. Lalu apakah yang terjadi? seluruh media meliris berita negative terhadap Pontiac, bukan lagi Oprah yang dibahas. Pontiac jelas rugi besar, rugi biaya dan juga rugi dalam memperjuangkan merk besarnya, hanya hal negative yang Pontiac dapat. Pengen nya Pontiac dibeli banyak orang tapi malah orang tidak berniat sama sekali membelinya, parah sekali.
       Ini merupakan contoh nyata perusahaan yang tidak bisa mengelola WOMM dengan baik! maka itu hati-hati dalam meluncurkan program WOMM jangan sampai malah kerugian yang didapat, karena perlu diingat program WOMM/rekomendasi dari teman atau orang terdekat mempunyai dua sisi yang berbeda bisa menjadi langkah yang tepat untuk menaikkan pamor dan omset secara drastis namun bisa juga menjadi "pembunuh" pelan-pelan perusahaan anda.

Sunday, August 21, 2011

Sensasi belanja baju tanpa ruang ganti

   
     Jangan ngeres dulu pikiran nya hehehe.., ini bukan karena butik nya gak punya ruang ganti trus pelanggan nya mencoba ganti baju di area terbuka, no guys. It's mean tech things, ya...pihak toko menyediakan ruang ganti terbuka, tidak perlu lagi mengganti satu demi satu cocok atau tidak baju yang akan dibelinya. Hanya perlu bercermin di "cermin ajaib". 
      Bagaimana cara kerjanya? cukup simple, customer tinggal berdiri di depan cermin dan "swap....swap...." pilih sesuka hati baju yang akan dibeli tanpa harus memakainya secara langsung. Karena ini adalah teknologi artificial intellegence (kecerdasan buatan) yang membuat orang dapat mencoba suatu barang tanpa harus menyentuhnya. Aplikasi "cermin ajaib" ini cukup memberikan solusi karena memberi kemudahan dan kepraktisan pelanggan yang sedikit kebingungan dalam memilih baju tanpa menghilangkan essensi orang dalam pengalalaman memilih dan mem"fit" kan baju yang mereka beli. Daripada mondar mandir di ruang ganti, cukup bercermin dan eureka!!cocok deh..teknologi ini menurut saya masih bisa diaplikasikan dan dijual massal untuk toko-toko clothing tertentu seperti butik. Cukup membuat prestise toko tersebut naik, karena memberikan kemudahan dan pengalaman berbeda membeli baju pembayaran nya pun tinggal swap di mesin semacam yang digunakan kartu kredit, mudah bukan?. 


Monday, August 1, 2011

Dot.com lokal yang berkumpul di #Startuplokal

Perkembangan internet makin hari makin "sadaaapp!!" (kalo kata org gaul bilang), alias makin hebat, sudah mulai merambah ke pelosok desa dan semua sektor kegiatan baik itu perkantoran, sekolah, ataupun bisnis. Fenomena ini menjadi sebuah acuan bagi sekelompok pemuda harapan bangsa yaitu Aulia Halimatussadiah (Ollie @salsabeela), Natali Ardianto (@nataliardianto), Nuniek Tirta (@nuniek) dan Sanny Gaddafi (@SaGad) yang membangun sebuah komunitas yaitu #startuplokal. Ini adalah sebuah komunitas yang berkumpul didalamnya adalah founder, pengamat dan peminat high tech/digital things, investor serta media massa yang saling berkolaborasi dan bertemu satu sama lain. Dibentuk pada april 2010 dan tumbuh secara eksponensial member nya. 

#startuplokal menjadi acuan juga bagi perkembangan startup-startup (sebutan bagi perusahaan dot.com) buatan anak negeri yang tak kalah saing dengan luar. Mereka mencoba untuk berbagi ilmu , networking dan tentunya membangun komunitas kuat startup Indonesia. Dari tokopedia.com, lewatmana.com, tanahabang.com, nulisbuku.com, dan masih banyak lagi, semuanya bergabung dalam komunitas ini. Ada 3 event yang diselenggarakan yaitu #startuplokal meetup yang diselenggarakan pada kamis minggu pertama tiap bulan, #startuplokal echo berupa pertemuan lanjutan biasanya terjadi pada hari sabtu (tentative) dan #startuplokal storm yang dibuka untuk umum 

Banyak dukungan bagi komunitas baru ini, misi yang dicanangkan para founder yaitu membentuk ekosistem startup dan komunitas yang saling berbagi untuk kemajuan bersama, yang pastinya untuk kebanggan Indonesia. Semoga kami juga dapat cepat bergabung di komunitas tersebut :)

Thursday, July 7, 2011

Trend Tablet PC bakal menggeser komputer rumahan

          Sudah banyak iklan ISP di Indonesia yang menawarkan banyak sekali fitur paket internet. Ini menunjukkan bahwa pengguna internet mobile di negara ini sudah banyak dan trend nya akan bertambah terus. Kita harus berterima kasih kepada Android dan Blackberry karena mereka masuk ke pasar Indonesia untuk memberikan suatu budaya baru berinternet secara mobile, dan orang Indonesia mencerna nya dengan baik. Dengan kesempatan bisa online dimanapun dan kapanpun tidak harus ke warnet, ini memberi ruang gerak pertumbuhan bisnis internet skala e-commerce
 
              Temuan dari Yahoo! dan TNS menunjukkan bahwa tahun 2010 menunjukkan beberapa perubahan penting dalam perilaku penggunaan internet di Indonesia yang merupakan pasar online terbesar dengan pertumbuhan tercepat se-Asia Tenggara. Lonjakan yang dicapai sebesar 26% pengguna Internet mengakses melalui perangkat mobile, meningkat dari 22% (2009) menjadi 48% (2010). Kemajuan yang signifikan ini didorong oleh banyaknya media-media yang menyediakan layanan dan konten dalam media mobile.Facebook, twitter, YM dan situs jejaring social lain begitu mempengaruhi kehidupan bersosial masyarakat Indonesia saat ini. Pertumbuhan mobile internet user yang pesat sebanyak 70%  memberikan peluang yang sangat cerah untuk model bisnis e-commerce. Namun saat ini 60% pengguna nya masih memakai mobile internet facility untuk ber-facebook ria, hehehe this is Indonesia’s things.

              Dengan derasnya handphone merek cina yang disertai dengan fasilitas akses internet terutama jejaring sosial, memborbardir pasar handphone Indonesia menjadikan pasar penggunaan handphone berbasis internet marak di Indonesia. Penggunaan yang cukup tinggi mobile internet di Indonesia ini sangat mendukung dalam pengembangan e-commerce secara mobile nantinya. Sebuah trend yang fenomenal dimana gadget merupakan barang yang harus dimiliki tiap orang.

 

           Karena pada dasarnya arah internet user adalah mobile. smartphone yang akan menjadi primadona masyarakat netizen dan penggunaan PC akan terkikis dan terpatok hanya pada level kantor, dan sekolah. Penggunaan mobile device seperti handphone dan laptop bahkan tablet PC akan mempermudah orang dalam mengakses dan “terhubung” dengan internet kapanpun.

              Produsen perangkat lunak dan keras harus bisa menyikapi in bahwa trend saat ini dan kedepan akan lebih didominasi budaya mobile service, apalagi di level-level perkotaan, dimana kepraktisan dan kecepatan seakan menjadi harga mati dan tak bisa ditawar-tawar lagi. Kedepan pengaruh mobile device akan BESAR dalam aktivitas commerce secara mobile. Nantinya dalam perkembangan nya, mobile device ini akan mendukung perkembangan pola pemasaran online atau kita sebut new wave marketing method.(Astawama, pick from my cas scenario "Strategic Thinking" ,MM UII)

Monday, June 13, 2011

Penggunaan mobile payment terbesar justru ada di ASIA, peluangkah?

Tak dinanya, e-commerce sudah mulai menjadi hot topic dan hot life style walaupun masih disebagian komunitas, lambat laun akan menjadi sebuah budaya seperti pemakaian handphone pada saat sekarang ini. Berbagai platform e-commerce, regulasi, market share, sampai perkembangan jaringan infrastruktur internet sudah sangat tinggi. Jika dilihat dari jumlah penterasi internet, dibanding dengan jepang dan korea atau bahkan singapore, Indonesia masih jauh dibawah 30% dari total populasi, dan saat ini bisa dibilang wajah internet Indonesia adalah , wajah Internet Jepang dan Korea di tahun 2000an awal. Jadi masih dibilang internet lifestyle Indonesia masih belum membumi, namun jangan khawatir, perkembangan dari tahun ke tahun mulai menampakkan pola yang pasti dan linier dengan perkembangan jaringan infrastruktur internet, dipastikan pada tahun 2020, Internet sudah menjadi gaya hidup yang tidak bisa dilepaskan dari kehidupan sehari-hari manusia, termasuk pula e-commerce. 
Melihat perkembangan e-commerce yang sangat kencang akhir-akhir ini di Indonesia, belum dibarengi dengan maraknya sistem pembayaran online ataupun mobile payment. Jika ditanya pada pihak Bank, mereka akan jawab menunggu pasar yang ramai dan ekosistem yang sudah terbentuk rapi dan padat, baru mereka akan tertarik investasi dan terjun di payment online dan mobile payment. Bukannya infrastruktur yang belum mumpuni tapi lebih ke pada melihat dan mngamati pasar terlebih dahulu. 
Lalu kalau kita lihat dari faktor lain yaitu penggunaan pembayaran melalui mobile payment, usut punya usut justru penggunaan mobile payment justru yang terbesar dari wilayahn ASIA, peluangkah?, saya anggap sangat berpeluang. Jika dilihat pada survey yang dilakukan oleh Gartner , pada tahun 2009, pengguna mobile payment dunia mencapai 70,2 juta dan meningkat sekitar 50 persen di angka sekitar108 juta yahun 2010, nah ASIA  sendiri diwakili di angka 41,8 juta dan meningkat di tahun 2010 sekitar 60 juta. Look? ASIA is tential region for mobile payment. 
Saya kok melihatnya mungkin karena faktor geografis dan infrastrktur pembayaran offline seperti Bank dan ATM atau depot lain yang tidak banyak tersebar di seluruh wilayah, beda dengan Eropa atau Amerika, infrastruktur perbankan sangat rapi dan berada sampai di pelosok. Nah, kemungkin itulah mengapa mobile payment sangat digemari di kawasan ASIA, sangat praktis dan ekonomis. 
Kita lihat dan mungkin bisa dijadikan contoh, negara Kenya (denger nya kok semua serba hitam ya? hahaha) , mereka menggemparkan dunia dengan mobile payment nya. Negara yang populasi penduduknya banyak yang tidak melek tekonolgi, negara miskin, dan kering, tapi justru metode pembayaran nya menggunakan mobile payment. M-PESA namanya, sebuah sistem pembayaran menggunakan mobile (handphone). Cara penggunaan nya pun sederhana, pemakai membuka deposit di counter-counter M-PESA yang ada di wilayahnya lalu uang deposit tersebut bisa dikirim ke penerima di wilayah lain, dan si penerima dapat mengambil uang nya lewat counter M-PESA di dekat rumahnya, tinggal tunjukkan pin dan selesai deh, bsia bawa pulang uang nya. Cukup mudah dan praktis bagi penduduk Kenya yang memang infrastruktur perbankan nya tidak sebagus negara lain. M-PESA juga sangat pintar menggaet pelanggan, karena pertama yang dituju adalah kaum muda yang bekerja di kota- kota besar yang mempunyai keluarga di kampungnya. Untuk lebih mempermudah pengiriman uang ke sanak saudara di kampungnya, mereka menggunakan M-PESA. Akhirnya virus gaya hidup ini menular dari kota ke seluruh penjuru Kenya. M-PESA dengan peran yang sangat strategis tersebut mendapat banyak pengakuan di seluruh dunia dan memperoleh banyak penghargaan.
Nah, apakah Indonesia bisa mengaca terhadap Kenya? untuk solusi payment online dan mobile nya? Indonesia akan membuat dengan pola nya sendiri :), karena Indonesia itu unik! 

Wednesday, June 1, 2011

Friendster ditutup untuk sementara

Masih ingat dengan friendster? situs jejaring sosial yang sempat merasakan menjadi raja jejaring sosial tersebut telah menutup akses per 31 mei 2011. Pihak friendster memang menutup sementara akses member guna memberikan kesempatan pada mereka untuk menyulap diri menjadi situs jejaring yang lebih baik dan beda. Friendster juga telah menyurati member-member nya di seluruh dunia untuk mengamankan data baik itu photo, komentar, testimonial, dll ke tempat yang lebih aman, karena selama friendster under recronstruction, data-data tersebut akan hilang, walaupun nanti member masih bisa mengakses akun nya dengan login dan password yang lama. 
Oleh karenanya, friendster memberi tenggang waktu sampai 31 mei kemarin untuk para anggotanya menyelamatkan data-data mereka sebelum 31 mei 2011, seperti dilansir oleh situs computerworld, friendster juga telah menyediakan sebuah aplikasi eksportir untuk memindahkan data-data itu ke jejaring sosial lainnya.
"Situs baru kami didesain untuk menciptakan profil baru yang memudahkan orang terhubung dengan orang lain secara berbeda dengan jejaring sosial lainnya. " friendster menjanjikan.Kedepan friendster akan menjadi situs yang bisa diakses dan menjadi bagian dari kehadiran netizen yang online di jejaring sosial lainnya.

Monday, April 18, 2011

Blackberry akan dilindas oleh Android

Kemampuan teknologi dan baiknya membaca pasar kedepan yang dimiliki oleh Android, ini benar akan menjadi saingan terberat Blackberry. BB biasa orang sebut Blackberry, di Indonesia sangat digemari karena terdapat aplikasi messenger dan email. Orang merasa sudah hi-tech kalau memakai BB, selalu pertanyaan nya nomor pin nya berapa? bukannya nomor hape nya berapa? Diluar manfaat yang mudah untuk berkomunikasi itu semua, BB sudah mulai turun pamor. Selama luncur dari produk pertama, BB sepertinya tidak pernah melakukan inovasi pada fitur-fitur nya. Cukup puas dengan messenger dan email. Dan cukup banyak dipakai oleh orang Indonesia. Tapi apakah hanya sampai disitu  perkembangan kebutuhan nya? Android menjawabnya.
Android yang open source sangat dinantikan banyak pengguna smartphone. Bukan hanya bisa melakukan aktivitas lebih dari satu macam (multitasking), Android juga punya keunggulan home screen informatif alias notifikasi dan widget ditampilkan dalam satu home screen, ini tidak terjadi pada BB. Bebas men-jailbreaking atau memodifikasi ROM sistem serta kemudahan dalam men-setting program yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Dan saat ini smartphone yang berbasis android dapat dijadikan remote Sony Internet TV anda. Coba kita lihat bagan berikut, menunjukkan naiknya pamor Android di pasaran.

Dari semua smartphonee yang ada  di pasaran, hanya android yang melesat jauh perkembangan nya sebagai leading of smartphone. Kita tunggu saja inovasi inovasi yang lain dari Android. And it's all about opensource!! 

Tuesday, April 5, 2011

Obama akan tetap pakai FACEBOOK sebgai mitra kampanye 2012

                                        
Obama dan tim kampanye pemilu 2012 akan tetap menggunakan media jejaring sosial Facebook untuk terhubung dengan rakyatnya di masa kampanye 2012 nanti. Sinyal ini sudah terlihat semenjak diadakannya rapat tentang pertumbuhan perekonomian di markas besar Facebook di Palo Alto, California. Rapat ini mengikutsertakan Mark sang CEO dan COO nya Sheryl Sandberg. 
Dengan diadakannya rapat tertutup di kantor Facebook sendiri ini sudah mencerminkan bahwa secara tidak langsung Obama meminta dukungan dari Mark untuk mensukseskan kampanye pemilu 2012.
Pada pemilu yang lalu, Obama juga menggunakan Facebook sebagai media perantara kampanye nya, cukup sukses dan terbukti Obama menang pada pemilu lalu. Apakah bisa diterapkan di Indonesia untuk pemilu akan datang? pasti sangat bisa sekali, dengan prospek masyarakat Indonesia yang gemar berjejaring sosial, kesempatan ini harus diambil untuk mensukseskan tim kampanye masing-masing.

photo oleh Pete Souza

Friday, March 11, 2011

Apakah Jepang akan cepat pulih setelah gempa 8.4 SR dan tsunami yang melanda Shendai?

Pada hari Jumat 11 Maret 2011 siang hari, Jepang dilanda gempa dahsyat 8.4 SR, terutama di sepanjang pantai timur terkena sapuan tsunami. Korban jiwa terakhir saya tulis berita ini sebanyak 300 an korban meninggal. Kerugian fisik belum terukur, kawasan pantai timur merupakan kawasan industri otomotif seperti kawasaki dan honda, sehingga akan terkena imbas nya. 
Tapi dibalik itu semua, coba kita tengok sisi lain, yaitu recovery dan pasca gempa/tsunami. Kita tahu Jepang merupakan negara maju dan mempunyai manajerial penanganan bencana gempa/tsunami yang baik. Rakyatnya pun sudah sangat sadar dan disiplin tentang bagaimana cara mengatasi dan menyelamatkan diri jika terjadi kedua bencana tersebut. Nah yang jadi pertanyaan, apakah bisa Jepang akan cepat pulih dari kondisi yang ada sekarang? jawaban nya adalah sangat bisa.
Jepang adalah negara yang maju dan mapan ekonomi serta orang-orangnya mempunyai etos kerja yang sangat tinggi. Ini menjadi faktor yang kuat mengapa Jepang selalu bangkit cepat dari suatu masalah/bencana yang terjadi di Jepang. Kita tengok ke belakang, pada masa proteksi negara dari dunia luar dan membukanya kembali pada era restorasi meiji, mereka bisa bangkit hanya membutuhkan waktu 30 tahun menjadi negara maju. Lalu berikutnya pada saat di bom atom oleh Amerika, Jepang membuktikan bahwa membumihanguskan kota-kota penting di Jepang tidak menyurutkan mereka untuk bangkit kembali menjadi negara maju. Nah, dari fakta-fakta itu pula, Jepang akan cepat kembali pulih dari bencana gempa dan tsunami sekarang. Walaupun infrastruktur banyak yang hancur, tapi etos dan semangat kerja, otak yang cemerlang, serta kebersamaan yang kuat menjadi bekal yang sangat cukup untuk bangkit kembali. Indonesia dan rakyatnya bisa mencontoh mereka semua. Pray for Japan!

Wednesday, February 23, 2011

Belanja di supermarket dengan kereta rollercoaster, hanya ada di China!

Cuman china yang baru bisa melakukan inovasi terhadap media bisnis nya. Salahsatu nya adalah mengkombinasikan supermarket dengan rollercoaster. Yap, betul, supermarket ini mengisi lorong2 nya dengan rel yang diatasnya untuk berjalan kereta rollercoaster. Keren deh dilihatnya, begitu inovatif dan memberikan pengalaman tersendiri bagi pengunjungnya.
Memang diperlukan suatu inovasi yang cukup berani untuk sebuah bisnis, terlbeih dalam bisnis retail. Menurut suatu penelitian (saya lupa sumbernya), di Indonesia sendiri untuk konsumen retail mereka punya sifat yaitu tidak sabaran tapi tidak banyak komplain, coba liat kalau ada yang antri terkadang sudah malas kalau melihat antrian panjang (apakah anda demikian? hehe), dan juga kalau ada antrian panjang dan ada loket kasir yang tidak dibuka seharusnya boleh komplain, tapi kebanyakan tidak melakukan nya, sungkan, ya...banyak sungkan nya,hehe. Lalu yang kedua yaitu kebanyakan tujuan orang belanja selain memenuhi kebutuhan yaitu untuk sekaligus berwisata. Yup dan jika ada supermarket yang mengawinkan konsep retail dengan konsep hiburan, mantap kali pokonya.hehehe, salute buat orang china nih bisa buat solusi belanja yang heboh...Coba cek videonya ini.
By the way, rada kesusahan kalau ingin ambil produk yang rak atas ya? dan juga kalau ingin ambil produk yang sudah terlewat rak nya bakal harus muter sekali putaran lagi? hahah tapi dilain sisi, lumayan lah buat hiburan...perlu ditiru dan dikembangakan konsep nya neh (walaupun gak harus dengan rollercoaster).Ada ide??

Wednesday, December 1, 2010

Fenomena ice cream magnum yang hilang dipasaran

Hmmm....mungkin ini gosip hangat yang lagi "in" sekarang. Kalo teman-teman mencermati sebuah produk yang baru gembar-gembornya diekspose lewat media iklan Televisi. Hampir tiap menit, iklan itu ada. Ya, yang saya maksud adalah ice cream magnum. Kalau dilihat dari segi kualitasi klan, lumayan bagus. Dengan mendeskripsikan seorang yang baru memakan ice cream dan setelah dia memakan ice cream tersebut seolah-olah menjadi seorang bangsawan/ratu yang dihormati dan disegani. Cukup elegan dan membawa nuansa yang tinggi. Tapi ada sedikit aneh menurut saya disini, bahwa iklan sudah membabi buta keluar di televisi, tapi sampai ke lapangan produknya minim bahkan gak ada stok. Minimarket yang saya kelola pun sudah berkali-kali menanyakan ke distributor nya memang tidak ada stok dari pusat. Costumer juga sudah banyak yang menanyakan dan sampai menggeleng-gelengkan kepala saking terheran-heran dengan perilaku "magnum" ini.
Kalau menurut pandangan saya bahwa mungkin ini disengaja oleh pihak pusat yang memproduksi atau mendistribusikan ice cream magnum tersebut, mungkin mereka ingin menciptakan pola marketing yang sedikit beda kalau menurut saya, dengan menahan pendistribusian ice cream magnum ke pasaran. Dan arah pola word of mouth yang kemungkinan akan dituju. Dengan skenario menahan sedikit lama distribusi magnum nya dan menciptakan pasar yang sibuk mencari-cari produk tersebut, dan pada akhirnya selalu diperbincangkan oleh pasar tersebut. Cukup brilian, dan menurutku ini termasuk hal yang berani dengan segala resiko yang ada, karena dihadapkan pada image produk tersebut. Tapi mungkin juga saya yang kurang tepat menyimpulkan hal tersebut. :)

Terlepas dari itu semua, pola pengembangan marketing word of mouth memang sangat bagus untuk mempromosikan dan membuat lonjakan penjualan suatu produk. Ini sudah dibuktikan Kecap Bango dengan Parade masakan nusantara nya, Mizone dengan Flashmob nya, Pantene dengan pemilihan bintang pantene nya, dll. Tapi perlu diingat, kekuatan word of mouth yang berkali-kali lipat akan menjadi bumerang jika tidak direncanakan dengan matang, dengan menggunakan media omongan dari orang satu ke orang lain yang telah mencoba produk tersebut, akan cepat sekali tersebar berita kebaikan atau keburukan produk tersebut, karena menurut survey, orang lebih kuat untuk mempercayai orang terdekat yang sudah pernah memakai produk tersebut ketimbang lewat iklan di media.

Wednesday, July 28, 2010

Masuk supermarket, tapi gak nyadar kalo udah ganti nama..hahahaha

Pengalaman lucu ketika saya pergi survey barang di sebuah toko besar sekelas hypermart di jogja kawasan maguwo. Setelah lama sekali tidak menjamah itu supermarket, tidak terjadi banyak perubahan sampai cukup lama berkeliling diantara gondola gondola besar menjulang sampai langit langit atap (parno juga neh tiba-tiba kalo ada yang ambruk), sampai keluar dari kasir dan masuk mobil. Merogoh karcis parkir dan sempat melihat beberapa tulisan yang tertera di karcis itu, tidak ada yang curiga juga, hanya saja melihat nama seperti merek permen karet, mungkin sponsor, saya pikir,hehehe.
Setelah keluar dan sampai di rumah, langkah kaki saya tertuju pada meja yang diatasnya ada notebook mungil (kayaknya emang udah mungil ya). Buka lalu klik www.google.com, dan rasa ingin tahu lebih dalam tentang toko besar itu. saya inputlah nama "MAKRO" (kebetulan toko besar yang saya tau itu adalah "MAKRO"). Baca deh artikel terkait, sempet kaget dan shock (lebay.com hehe) ternyata MAKRO  yang sudah saya ketahui sebelumnya itu sudah diakuisi oleh LOTTE MART, perusahaan retail asal korea selatan. MAKRO sendiri adalah perusahaan joint Indonesia-Belanda. Wahahahaha....ne tadi yang error saya karena tidak memperhatikan kanan kiri atau pihak LOTTEE MART yang mengedit toko besar nya seakan toko tersebut tidak terjadi pergantian kepemilikan, sehingga konsumen seperti saya yang sering menyambangi hypermart , sampai gak tau kalo itu toko besar udah ganti nama alias merek. hahahahaha, kacau neh dunia persilatan :)
Makro yang telah diakusi Lotte Grup
Tapi dibalik itu semua, cukup unik menurut saya, akuisi toko besar ini dari "MAKRO" ke pihak "LOTTE MART" (masih ada hubungan nya sama merek permen karet itu gak seh??), terlepas dari tidak sadarnya saya masuk ke toko yang udah ganti manajemen ini (hahahaha masih gak abis pikir mpe skrg), dari fenomena makin merebaknya dan kesempatan untuk membuka serta meraih untung banyak dari usaha ritel baik skala minimarket sampai skala hypermart di Indonesia, masih banyak juga yang jatuh bangun, akhirnya berhenti di akuisi oleh perusahaan swasta asing. 
MAKRO merupakan perusahaan joint Indonesia dan Belanda yang sudah memiliki cabang yang tersebar di berbagai provinsi di Indonesia. MAKRO pada masa beroperasinya tidak mau disebut sebagi hypermart, karena mereka tidak hanya fokus pada end user consumer tapi fokus menggarap reseller, food transformer, service provider dan institusi, sehingga konsumen nya dari pembeli biasa sampai pedagang, pemilik katering , hotel, dll. Tapi karena ketatnya persaingan atau mungkin memang ingin melepas MAKRO Indonesia ke tangan LOTTE MART, terjadilah akuisi tersebut. BlackBerry Bold 9700 Phone (AT&T)
Logo LOTTE MART
LOTTE MART sendiri merupakan perusahaan ritel besar asal korea selatan, dan ini kali pertama mereka merambah asia tenggara dan tujuan nay adalah Indonesia, tak ada alasan lain seali memang pasar Indonesia yang sangat besar dan menurut mereka merupakan lahan basah untuk mengembangkan dan mengepakkan sayap kerajaan bisnis LOTTE MART. Investasi yang dikeluarkan sebanyak 1 trilliun won atau sekitar US$860 juta untuk mengakuisi MAKRO. Tujuan akhir adalah menjadi peritel nomor satu di Indonesia dan ASIA. Pihak LOTTE MART memang memfokuskan untuk merubah image menjadi hypermart. Akan membuka gerai gerai baru sampai tahun 2013 sejamlah 45 gerai tersebar di seluruh kota di Indonesia. Nah, jadi gak penasaran lagi, coba aja belanja di LOTTE MART terdekat di kota anda (malah jadi promosi, hehehe).

nb: masih sempet ketawa kecil sampai mengakhiri tulisan ini, karena masih gak nyadar kalo Makro udah ganti merek ke Lotte Mart, hahahaha.
Kapan ya minimarket saya ganti merek sendiri hehehe, masih nyantol sama OMI neh. tunggu 4 tahun lagi (karena kontraknya juga udah abis 4 tahun lagi hahaha)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

List rekomendasi