Monday, May 24, 2010

Mengenal Raksasa Perusahaan E-Commerce Dunia (part 2)

Setelah beberapa hari gak nulis di blog, sekarang  saya lanjutkan part 2 nya artikel saya yang terdahulu yaitu Mengenal Raksasa Perusahaan E-Commerce Dunia. Hmmm... untuk sesi kedua ini , mungkin rekan rekan semua belum pernah mendengar 2 raksasa perusahaan ini, atau pernah mendengar tapi tidak terlalu apresiatif. OK selanjutnya kita bahas sedikit tentang Rakuten dan Wal-Mart.
3. Rakuten
   
    Sedikit aneh mungkin kalo mendengar kata Rakuten. Hohoho....Rakuten merupakan online store terbesar di Jepang dan merupakan pemain nomor satu disana, Amazon.com yang buka .co.jp saja rating nya masih kalah dengan Rakuten.co.jp, memang Jepang ini kalo ada buatan karya dalam negeri emang dinomorsatukan, perlu dicontoh tuh. Kembali ke Rakuten, tidak terlalu banyak info saya dapat mengenai Rakuten, tapi yang pasti perusahaan tersebut begitu menggeliatnya dan sangat memanjakan konsumen nya sehingga konsumen begitu betah nya dan menjadi loyal. 
Pola transaksi pembayaran nya pun beragam dan membuat mudah konsumen. Seperti transfer via bank dan internet banking (sudah hal biasa mungkin), lalu yang istimewa bisa dengan Cash On Delivery (barang datang via jasa antar, lalu dibayar di rumah), di Indonesia belum bisa tuh yang kayak ginian, kapan ya??, berikutnya via Convienence store, si konsumen membayar tagihan nya lewat toko seperti indomaret atau Circle K, kalo di jepang lewat Family Store atau Lawson. Konsumen tinggal beri data yang terkait lewat komputer touch screen, lalu di print struknya dan dibayar di kasir depan, cukup praktis dan efisien. Untuk metode pembayaran lain dengan point, jadi setelah beberapa kali belanja, konsumen akan mendapatkan point nah tinggal pake tuh point buat belanja yang lain. 
Dengan kemudahan dan kepraktisan itu semua, pantas saja mereka menjadi pemain besar di Jepang, dan akan merambah ke Cina setelah berpartner dengan Baidu.com (mesin pencari ala Cina) untuk membuka online store di Cina. Baidu.com sendiri telah menanmkan kontrak sebesar US$ 50 juta untuk merealisasikan online shop rakuten di Cina.

4. Wal-Mart

    Sebagian orang mungkin kenal dengan pemain ritel terbesar di dunia, Wal-Mart. Didirikan oleh Sam Walton yang memiliki nama lengkap Sam Moore Walton lahir di Kingfisher, Oklahoma pada tanggal 29 Maret 1918. Sam Walton mendirikan Wal-Mart bersama Bud Walton di Rogers, Arkansas pada tahun 1962.
Mereka berdua yang berasal dari keluarga miskin menjadi pemain besar yang diperhitungkan dunia. 
Pada awalnya Toko Sam merupakan toko waralaba dari The Butler Brothers. Dengan pertolongan Bud Walton, mertua dan saudara iparnya, Sam membuka toko di Ruskin Height, di dekat kota Kansas dalam pusat pertokoan. Kemudian membuka toko yang lebih besar yang diberi nama Walton’s Family Center dan akhirnya Sam bersama Bud mendirikan Wal-Mart. Strategi awal yang digunakan adalah toko dengan diskon. Strategi ini merupakan yang pertama di dunia. Lima tahun kemudian Wal-mart telah memiliki 24 cabang dengan penjualan 12,6 juta dolar. Pada 1970, Wal-Mart membuka pusat distribusi yang pertama dan kantor pusat di Bentonville, Arkansas serta memperdagangkan saham yang pertama kali. Kemudian Wal-Mart disetujui dan didaftar di New York Stock Exchange. Pada tahun 2003, perusahaan ini telah beroperasi di lebih dari 4000 toko di seluruh dunia. Pada tahun 1999, dengan 1.140.000 rekanan bisnis, Wal-Mart menjadi perusahaan swasta terbesar di dunia.
Wal-Mart membuka toko online nya untuk mengembangkan sayap bisnis nya. Tahun 2004, Wal-Mart membeli barang-barang dari Cina senilai 18 milyar dolar. Itu hanya satu indikasi yang menunjukkan besarnya jangkauan Wal-Mart, yang merupakan perusahaan eceran terbesar di dunia. Omset global Wal-Mart untuk tahun 2004 adalah 285 milyar dolar. Di seluruh dunia, lebih dari seratus juta orang berbelanja di Wal-Mart setiap pekan. 
Sempat membuka toko nya di Jakarta sebelum krisis, tapi tidak lama kemudian karena kerusuhan 1998, dan tokonya sempat dibakar massa, maka mereka tidak melanjutkan ekspansi nya ke Indonesia, dan akhirnya justru Carefour yang mengganti tempat Wal-Mart dan merajai hingga sekarang. Benar atau tidak, Circle-K adalah convenience store yang sebagain besar sahamnya adalah punya grup nya Wal-Mart. Gak hilang akal ya, walau gak bisa melanjtkan investasi ke dalam merek Wal-Mart tapi masih ada jalan lain.
OK rekan-rekan, semoga informasi yang saya berikan diatas berguna. Semoga kedepan merek-merek asli Indonesia seperti Indomaret dan Alfamart bisa menajdi pemain sekaliber Wal-Mart. Dan kita patut bangga!

0 comments:

Post a Comment

Hai teman, gunakan nama dan URL kamu sehingga bisa saya link back lagi nanti, terimakasih

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
There was an error in this gadget

List rekomendasi